kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

PGN sebut lifting minyak Saka Indonesia tak optimal karena agresif tentukan target


Kamis, 01 Agustus 2019 / 14:43 WIB


Reporter: Filemon Agung | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berdasarkan data Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), lifting minyak Saka Indonesia Pangkah Ltd pada semester I-2019 baru mencapai 52% dari target APBN 2019.

Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Gigih Prakoso yang ditemui di Jakarta menyebut rendahnya lifting anak usaha PGN tersebut akibat kesalahan dalam menetapkan target di awal. "Karena waktu bikin rencana mereka terlalu agresif secara lifting-nya," ujar Gigih, Rabu (31/7).

Lebih jauh Gigih menyebut dirinya telah meminta manajemen Saka untuk melakukan pengembangan demi memperbaiki kinerja. Asal tahu saja, target lifting APBN 2019 Saka sebesar 5.600 barel oil per day (bopd), sementara realisasinya baru mencapai 52% atau sebesar 2.933 bopd.

Gigih menambahkan tertundanya sejumlah proyek juga cukup menghambat kinerja Saka pada paruh pertama 2019. "West Pangkah dan Sedayu kan tertunda, ada juga hal lainnya," ujar Gigih. Gigih menyebutkan, West Pangkah di jadwalkan onstream pada akhir tahun ini dan Sedayu pada awal 2020 mendatang.

Menghadapi paruh kedua 2019, Gigih bilang Saka akan melakukan perbaikan kinerja dengan melakukan pemboran in field serta work over. "Semuanya kita minta, supaya produksi bisa dipertahankan dan tidak turun," tandas Gigih.

Kontan mencatat, Saka Energi saat ini memiliki hak kelola 11 blok migas di dalam dan luar negeri. Dari jumlah itu, lima diantaranya dioperasikan oleh Saka Energi dengan 100% kepemilikan yaitu PT Pangkah, Sesulu Selatan, Wokam II, Pekawai, dan PSC West Yamdena.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×