kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.035   52,00   0,29%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

PLN persiapkan listrik 1.500 MW untuk smelter


Jumat, 06 Juli 2012 / 14:09 WIB
ILUSTRASI. Warga meengenakan masker berlapis saat hendak beraktivitas di luar rumah di Tangerang Selatan./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo.


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT PLN (Persero) mempersiapkan listrik sebesar 1.500 megawatt (MW) untuk memenuhi kebutuhan pabrik pengolahan hasil tambang (smelter). Kebutuhan pasokan setrum itu disiapkan khusus untuk wilayah Jawa Timur.

Direktur Utama PLN Nur Pamuji mengatakan, pihaknya siap memasok listrik untuk smelter di seluruh wilayah Indonesia. Namun, sistem kelistrikan yang saat ini telah siap mengalir ke smelter baru ada di Jawa Timur.

Selain Jawa Timur, PLN membutuhkan waktu untuk membangun pembangkit khusus untuk kerbutuhan smelter tersebut. "Smelter di Jawa Timur bisa mendapatkan listrik begitu selesai dibangun. Kami tinggal menyiapkan gardu listrik dan transmisi. Kalau harus menyiapkan pembangkit, kami butuh waktu setidaknya 1 sampai 4 tahun," kata Nur Pamuji di Jakarta, Jumat (6/7) .

Dia menuturkan, pasokan listrik di Jawa Timur saat ini sangat berlebih, bahkan setiap hari ada 3.000 MW listrik yang dibawa ke Jakarta. Apalagi, Jawa Timur akan mendapat tambahan pasokan listrik dari PLTU Paiton, PLTU Pacitan, dan PLTU Tanjung Awar-Awar.

Sementara untuk di luar Jawa, Nur menjelaskan, PLN memberikan pilihan menggunakan kombinasi PLTU-PLTD atau PLTD saja. Untuk membangunnya membutuhkan waktu 4 tahun. Namun jika pengusaha menginginkan pasokan listrik dalam setahun, PLN akan memasok dari PLTD. “Tetapi harga listriknya sangat mahal, yaitu lebih dari US$ 10 sen/kWh,” ujar dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×