kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.769.000   10.000   0,57%
  • USD/IDR 16.585   15,00   0,09%
  • IDX 6.472   236,74   3,80%
  • KOMPAS100 924   40,02   4,53%
  • LQ45 731   34,12   4,90%
  • ISSI 200   4,82   2,46%
  • IDX30 385   18,89   5,16%
  • IDXHIDIV20 466   22,10   4,98%
  • IDX80 105   4,49   4,47%
  • IDXV30 110   3,87   3,64%
  • IDXQ30 126   5,57   4,61%

PLN Resmikan SPKLU Center di Rest Area 38B Tol Jagorawi


Selasa, 25 Maret 2025 / 15:47 WIB
PLN Resmikan SPKLU Center di Rest Area 38B Tol Jagorawi
PLN resmikan SPKLU Center di Rest Area 38B Tol Jagorawi.


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PLN (Persero) resmikan SPKLU Center pertama di Indonesia yang berlokasi di Rest Area KM 38B Tol Jagorawi, Kota Bogor pada Senin (24/3), untuk mendukung pengguna kendaraan listrik (electric vehicle/EV), terutama dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2025.

SPKLU Center ini memiliki teknologi ultra fast charging dengan kapasitas besar bisa melayani 9 unit EV yang akan melakukan pengisian daya listrik dalam waktu bersamaan.

Dilengkapi dengan 4 unit DC charger ultra fast charging berkapasitas 120 kiloWatt (kW), yang memungkinkan pengisian daya kendaraan listrik dalam waktu yang lebih singkat. Selain itu, tersedia juga 1 unit AC charger 22 kW untuk kendaraan listrik berkapasitas lebih kecil, memberikan fleksibilitas bagi semua pengguna.

Baca Juga: 4 Cara Mencari SPKLU untuk Pengisian Daya Mobil Listrik saat Mudik Lebaran 2025

Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti mengatakan, komitmen PLN dalam mendorong dekarbonisasi sektor energi dan akselerasi EV secara masif melalui pengembangan infrastruktur SPKLU yang andal dan tersebar luas di seluruh Indonesia.

"Pengembangan ekosistem EV tentunya akan mendukung transformasi menuju mobilitas berkelanjutan dan ramah lingkungan," ujar Edi dalam keterangan resmi, Selasa (25/3).

Executive Vice President Pengembangan Produk Niaga PLN, Ririn Rachmawardini, menambahkan, seiring dengan berkembangnya EV di Indonesia dan pembangunan infrastruktur SPKLU, hal ini dapat mendukung pemerintah dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%.

Menurut Ririn, PLN harus membangun infrastruktur untuk pengisian daya EV, supaya pengendara EV merasa aman dan nyaman. Dengan adanya kolaborasi dengan para mitra, akan semakin memajukan industri otomotif EV, maka produsen atau Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) EV ini akan masuk ke Indonesia, artinya perekonomian juga akan bergerak.

Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran, Ini Daftar Lokasi SPBU dan SPKLU di Ruas Tol ASTRA Infra

PLN berencana memperluas jaringan SPKLU Center di berbagai lokasi lainnya untuk memastikan kendaraan listrik dapat menjadi solusi utama dalam perjalanan jarak jauh yang nyaman dan berkelanjutan. 

Selanjutnya: Krisis Garam Industri Mengancam Kelangsungan Industri Aneka Pangan

Menarik Dibaca: Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 21-27 Maret 2025, Snack Kalpa Beli 2 Gratis 1

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×