CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.648   21,00   0,12%
  • IDX 6.469   -72,06   -1,10%
  • KOMPAS100 852   -6,06   -0,71%
  • LQ45 646   -3,25   -0,50%
  • ISSI 224   -3,28   -1,44%
  • IDX30 359   -2,21   -0,61%
  • IDXHIDIV20 448   -1,32   -0,29%
  • IDX80 97   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 125   -0,49   -0,39%
  • IDXQ30 115   -0,32   -0,27%

PPI impor gula mentah dari Thailand dan Australia


Senin, 12 Maret 2012 / 15:23 WIB
ILUSTRASI. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/aww.


Reporter: Handoyo | Editor: Edy Can

JAKARTA. PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) akan mengimpor gula mentah dari Thailand dan Australia. Direktur Utama PPI Heinrich Napitupulu beralasan, letak kedua negara itu relatif lebih dekat sehingga pembelian dan pengirimannya bisa lebih cepat.

Henrich yakin PPI mampu memenuhi mandat yang diberikan oleh pemerintah untuk mengimpor gula mentah dalam waktu satu bulan. Asal tahu saja, pemerintah telah menunjuk PPI sebagai importir tunggal gula mentah sebanyak 240.000 ton untuk memenuhi kekurangan di wilayah Indonesia bagian timur.

Mengenai perusahaan yang akan mengolah gula mentah itu, Henrich belum dapat berkata lebih jauh. Pasalnya, PPI masih fokus pada langkah importasi.

Hingga saat ini Henrich mengaku belum bicara dengan Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI). "Minggu depan kami akan ada pembicaraan, Kita lihat saja," ujar Henrich.

Hal ini dibenarkan Ketua Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) Suryo Alam. Dia mengaku PPI belum menunjuk anggota AGRI yang mengolah gula mentah tersebut. "Belum ada perkembangan," tegasnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×