kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Presiden Majelis Umum PBB dukung Menteri Susi


Jumat, 09 Juni 2017 / 15:27 WIB
Presiden Majelis Umum PBB dukung Menteri Susi


Sumber: Kompas.com | Editor: Rizki Caturini

NEW YORK. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam konferensi laut di Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan PBB untuk menetapkan pencurian ikan sebagai kejahatan internasional. 

Susi bilang, organisasi pencurian ikan ini transnasional, melibatkan negara lain yang masuk ke negara tertentu. Kemudian krunya juga berasal dari berbagai negara. Satu kapal pun juga bisa berganti-ganti bendera. 

Seruan ini mendapat dukungan dari Presiden Sidang Majelis Umum PBB, Peter Thomson. Dia bilang, dirinya menyambut upaya Indonesia dalam bidang ini. Pencurian ikan memang kejahatan transnasional. 

PBB berusaha keras melalui Konferensi Laut ini untuk bisa menggolkan proposal tersebut. "Tapi ini juga tergantung dari semua orang," katanya kepada VOA seperti ditayangkan KOMPAS TV. 

Isu ini sejatinya telah lama disuarakan di berbagai forum internasional. Wakil Tetap Indonesia di PBB, Dian Triansyah Djani mengatakan, akan terus memperjuangkannya di forum PBB agar bisa mencapai resolusi PBB. "Itu memakan waktu," ujar Dian. 

Akibat akvititas illegal fishing ini kerugian yang diderita Indonesia mencapai US$ 20 miliar per tahun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×