kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.869   44,00   0,25%
  • IDX 6.478   76,36   1,19%
  • KOMPAS100 837   7,53   0,91%
  • LQ45 636   4,12   0,65%
  • ISSI 227   4,97   2,24%
  • IDX30 356   2,05   0,58%
  • IDXHIDIV20 433   2,47   0,57%
  • IDX80 96   0,74   0,78%
  • IDXV30 119   0,92   0,78%
  • IDXQ30 113   0,74   0,66%

Produksi garam belum penuhi kebutuhan


Selasa, 21 November 2017 / 21:07 WIB


Reporter: | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produksi garam saat diakui belum mampu penuhi kebutuhan garam untuk konsumsi dalam negeri hingga masa panen 2018.

“Garam untuk konsumsi dan aneka pangan masih kurang sekitar 500 ribu ton hingga panen raya berikutnya tahun 2018,” ujar Direktur Utama PT Garam, Budi Sasongko kepada Kontan.co.id, Selasa (21/11).

Budi memprediksi produksi garam nasional pada tahun 2017 sebesar 1,3 juta ton. Angka tersebut sudah gabungan total antara garam petani rakyat dan garam hasil PT Garam.

Produksi garam petani rakyat mendominasi garam yang beredar di masyarakat. Sebelumnya PT Garam menargetkan produksi sebesar 315.500 ton hingga akhir 2017.

Nada sama juga dilontarkan Ketua Asosiasi Petani Garam Rakyat Indonesia (APGRI), Jakfar Sodikin. Jakfar menilai hasil panen garam 2017 dianggap belum memenuhi kebutuhan garam nasional.

Jakfar memprediksi hasil panen hanya memenuhi kebutuhan garam hingga Maret 2018 sementara masa panen berikutnya akan berlangsung pada Juni 2018.

Curah hujan yang mulai tinggi membuat panen garam saat ini sudah berakhir. “Panen saat ini sudah berhenti dan produksi garam total sekitar 1,4 juta ton,” terang Jakfar.

Melihat produksi garam petani rakyat terdapat peningkatan angka produksi dibandingkan tahun 2016. Produksi garam petani rakyat tahun 2016 hanya sebesar 145.000 ton. Hal tersebut berdampak pada kurangnya garam konsumsi pada tahun 2017.

Kecilnya produksi garam petani rakyat pada tahun 2016 disebabkan fenomena kemarau basah. Sebelumnya pada tahun 2012 hingga 2015 Indonesia mengalami surplus produksi garam.

Saat itu produksi garam mencapai lebih dari 2 juta ton per tahun. Bahkan saat puncak produksi pada tahun 2015 mencapai angka 2,9 juta ton garam petani belum termasuk milik PT Garam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×