kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Produksi gula BUMN terancam turun 20-25%


Senin, 18 Oktober 2010 / 17:30 WIB
Produksi gula BUMN terancam turun 20-25%
ILUSTRASI. Ilustrasi kesehatan perempuan


Reporter: Fitri Nur Arifenie |

JAKARTA. Faktor cuaca yang kurang bagus berpotensi menyusutkan produksi gula milik pemerintah sebesar 20-25% menjadi 1,73 juta ton dari yang dipatok semula sebesar 2,5 juta ton.

Hal ini ditegaskan oleh Deputi Bidang Usaha Industri Primer Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Megananda Daryono, Senin (18/10).

Untuk menambal kekurangan gula tersebut, kata Megananda, mau tidak mau pemerintah harus mengimpor gula.

Hanya saja, Sekretaris PTPN XI, Adig Suwandi menjelaskan, impor juga tidak mudah. Pasalnya, beberapa negara juga mengalami kondisi kekacauan iklim yang sama.

Pakistan, salah satu produsen gula, dikabarkan akan mengimpor 500 ribu ton raw sugar lantaran produksinya hanya 3,8 juta ton sementara konsumsinya mencapai 4,3 juta ton.

Menurut data yang dilansir World Sugar Report, produksi gula dunia saat ini defisit sampai 6,45 juta ton. Tingkat produksi gula di pasar global yang mencapai 153,11 juta ton nyatanya tidak bisa memenuhi kebutuhan konsumsi yang mencapai 159,56 juta ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×