kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Proyek kereta cepat ditargetkan beroperasi 2019


Jumat, 16 Oktober 2015 / 14:52 WIB


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Perusahaan konsorsium yang membangun kereta cepat Bandung-Jakarta yakin proyek rampung dalam tiga tahun. Semester pertama 2019, kereta ini diharapkan sudah bisa beroperasi. 

Perusahaan baru itu, PT Kereta Cepat Indonesia China akan melakukan peletakkan batu pertama atau groundbreaking bulan depan, 9 November 2015. 

"Target selesai pada akhir 2018, sehingga semester pertama 2019 sudah bisa beroperasi," kata Sahala Lumban Gaol, Komisaris Utama PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia di Jakarta, Jumat (16/10).

Pilar merupakan konsorsium BUMN yang terlibat dalam proyek ini yang memegang 60% perusahaan patungan tersebut. Sedangkan sisanya dipegang China Railways International Co Ltd.

Konsorsium Indonesia terdiri dari PT Wijaya Karya Tbk memegang 38% saham, PT Kereta Api Indonesia 25% saham, PT Perkebunan Nusantara VIII 25% saham dan sisanya PT Jasa Marga Tbk 12%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×