kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Proyek pelabuhan Sorong terganjal izin pemerintah


Rabu, 24 April 2013 / 13:49 WIB
Proyek pelabuhan Sorong terganjal izin pemerintah
ILUSTRASI. Karyawan melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) mengaku, pembangunan pengembangan Pelabuhan di Sorong, Papua Barat terganjal perizinan pemerintah. Izin yang belum keluar itu berupa Keputusan Presiden (Keppres).

RJ Lino, Direktur Utama Pelindo II mengatakan, pemerintah menjanjikan akan mengeluarkan izin pembangunan tersebut sekitar bulan April - Mei 2013. "Bulan lalu saya rapat di Kantor Wakil Presiden dijanjikan 1 - 2 bulan akan keluar tapi sampai sekarang belum keluar," ujar Lino saat diskusi dengan wartawan di Hotel Four Seasons, Jakarta, Rabu (24/4).

Dia mengharapkan, izin tersebut bisa keluar bulan Mei 2013. Sebab, kata Lino, jika Keppres sudah keluar, pihaknya akan langsung melakukan menggarap konstruksi pelabuhan. "Secara desain dan dana proyek Rp 2 triliun kami sudah siapkan semuanya," ujar Lino.

Lino mengaku, jika pelabuhan tersebut  dibangun tahun ini juga, maka operasional pelabuhan baru itu bisa dilakukan tahun 2015.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×