kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Proyek pelabuhan Sorong terganjal izin pemerintah


Rabu, 24 April 2013 / 13:49 WIB
ILUSTRASI. Karyawan melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) mengaku, pembangunan pengembangan Pelabuhan di Sorong, Papua Barat terganjal perizinan pemerintah. Izin yang belum keluar itu berupa Keputusan Presiden (Keppres).

RJ Lino, Direktur Utama Pelindo II mengatakan, pemerintah menjanjikan akan mengeluarkan izin pembangunan tersebut sekitar bulan April - Mei 2013. "Bulan lalu saya rapat di Kantor Wakil Presiden dijanjikan 1 - 2 bulan akan keluar tapi sampai sekarang belum keluar," ujar Lino saat diskusi dengan wartawan di Hotel Four Seasons, Jakarta, Rabu (24/4).

Dia mengharapkan, izin tersebut bisa keluar bulan Mei 2013. Sebab, kata Lino, jika Keppres sudah keluar, pihaknya akan langsung melakukan menggarap konstruksi pelabuhan. "Secara desain dan dana proyek Rp 2 triliun kami sudah siapkan semuanya," ujar Lino.

Lino mengaku, jika pelabuhan tersebut  dibangun tahun ini juga, maka operasional pelabuhan baru itu bisa dilakukan tahun 2015.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×