kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Rajawali dan Bulog kerjasama sediakan beras, gula


Jumat, 10 April 2015 / 10:28 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan paparan dalam konferensi pers APBN KiTa di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Rabu (25/10/2023). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/Spt.


Reporter: Handoyo | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Sebagai upaya stabilkan harga pangan, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) dan Perum Bulog sepakat menjalin kerjasama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) mengenai pengembangan outlet pemasaran, kerjasama distribusi gula, dan distribusi beras.

Ismed mengatakan, melalui kerjasama ini. Bulog akan membantu RNI menyuplai kebutuhan beras untuk didistribusikan melalui Waroeng Rajawali dan Rajawalimart yang gerainya telah berjumlah ratusan. “Ritel milik RNI dapat menjadi simpul pendistribusian bahan pokok. Bersamaan dengan itu RNI pun kini tengah mengembangkan produk hilir Raja Beras, tentunya itu dapat disinergikan dengan Bulog. Dengan begitu kedua BUMN pangan ini dapat saling mengisi dalam rangka membatu pemerintah menstabilkan harga kebutuhan bahan pokok,” ujar Ismed, Jumat (10/4).

Lebih lanjut, Ismed mengatakan, kerja sama ini tidak terbatas pada produk gula dan beras. Kedua belah pihak akan merambah pada kebutuhan pokok lainnya, seperti daging sapi. RNI punya peternakan sapi dan kini terus mengembangkan sapi sawit di Sumatera Selatan, sementara Bulog memilaiki coolstorage dan tempat pemotongan, hal itu tentu dapat disinergikan.

Sementara, Dirut Bulog Lenny Sugihat menyambut positif kerjasama ini, menurutnya sudah seharusnya kedua BUMN yang memiliki perhatian dalam bidang pangan amerapatkan barisan. Mengingat, kini di Indonesia terdapat lebih dari 100 titik rawan pangan. Ia pun menilai Waroeng Rajawali dan Rajawalimart bisa menjadi pasar yang strategis sebagai tempat distribusi kebutuhan pokok.

Untuk mempermudah dan memperlancar jalannaya kerjasama, setelah MoU ini, sebagai bentuk tindak lanjut dan keseriusan, keduabelah pihak akan membentuk tim pelaksana khusus untuk melakukan melanjuti hasil kesepakatan beserta target yang harus di capai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×