CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.566   37,00   0,21%
  • IDX 6.589   -88,86   -1,33%
  • KOMPAS100 866   -10,49   -1,20%
  • LQ45 656   -8,27   -1,25%
  • ISSI 230   -3,63   -1,55%
  • IDX30 365   -4,62   -1,25%
  • IDXHIDIV20 452   -4,51   -0,99%
  • IDX80 99   -1,12   -1,12%
  • IDXV30 126   -0,86   -0,68%
  • IDXQ30 117   -1,27   -1,08%

Rampungkan survei digitalisasi SPBU, Pertamina klaim digitalisasi SPBU capai 77%


Senin, 09 Maret 2020 / 13:50 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Digitalisasi SPBU


Reporter: Filemon Agung | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina (Persero) memastikan survei digitalisasi SPBU telah dirampungkan sepenuhnya dengan persentase pemasangan Automatic Tank Gauge (ATG) mencapai 77% dari total 5.518 titik.

Direktur Pemasaran Retail Pertamina Masúd Khamid mengatakan, upaya digitalisasi telah mencapai kemajuan signifikan, hal ini tercermin dari seluruh titik yang telah disurvei, kini sebanyak 98% telah memasuki tahapan Civil Work.

"Sementara untuk pemasangan instalasi Automatic Tank Gauge (ATG) sebanyak 77% dan IT mencapai 72%," jelas Mas'ud dalam keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id, Senin (9/3).

Dia meyakini langkah digitalisasi dapat meningkatkan layanan dan pengawasan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada konsumen.

Baca Juga: Pertamina: Digitalisasi SPBU sudah mencapai 70%

Selain mengenjot penyelesaikan digitalisasi SPBU, Pertamina juga terus memperluas jangkauan penjualan dengan membangun mini outlet atau Pertashop yang akan menghadirkan berbagai produk dengan harga dan kualitas dijamin sama di SPBU. Program ini merupakan pengembangan dari Program Pertamina One Village One Outlet (OVOO).

Mas’ud menambahkan, dari 7.196 kecamatan di Indonesia, Pertamina menargetkan pembangunan Pertashop di 3827 kecamatan yang belum memiliki lembaga penyalur BBM dan LPG.

"Untuk mempercepat realisasi pembangunan Pertashop, Pertamina telah menandatangani kesepakatan dengan Kementerian Dalam Negeri dan membuka peluang kerjasama kemitraan bisnis kepada Pemerintahan Desa, Koperasi serta pelaku usaha atau UKM di seluruh Indonesia," jelas Mas'ud.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×