kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rizal Ramli: Ancaman PHK dari Freeport itu bohong


Rabu, 29 Januari 2014 / 10:24 WIB
ILUSTRASI. Deodorant tersedia dalam berbagai jenis dan bentuk serta semua jenis deodorant juga memiliki plus minusnya masing-masing.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Mantan Menteri Koordinator Perekonomian Rizal Ramli menilai PT Freeport Indonesia telah berbohong akan melakukan PHK pegawainya. Hal itu disebabkan karena pembangunan pabrik pemurnian bahan tambang (smelter) yang membutuhkan anggaran besar.

"Ancaman PHK dari Freeport itu bohong," ujar Rizal di Hotel Ritz Carlton, Selasa (28/1/2014).

Rizal menilai Freeport akan menuruti kemauan pemerintah untuk membangun pabrik smelter. Pasalnya Freeport dinilai meraup keuntungan paling besar di Indonesia jika dibandingkan negara-negara penghasil tambang lainnya.

"Keuntungan paling besar Freeport ada di Indonesia bukan Chile, atau Brazil," ungkap Rizal.

Rizal pun setuju dengan penerapan UU Minerba no.4 tahun 2009 yang mengharuskan semua perusahaan minerba melakukan pemurnian terlebih dahulu jika ingin melakukan ekspor. Namun Rizal kecewa, karena perusahaan kecil yang baru merintis bisnis di sektor minerba harus mendapat pengecualian.

"Sayangnya pukul rata yang perusahaan kecil suruh bangun. Harusnya perusahaan besar diwajibkan tapi yang besar malah proses, dikecualikan," ungkap Rizal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×