kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.003.000   87.000   2,98%
  • USD/IDR 16.734   -57,00   -0,34%
  • IDX 8.321   -659,67   -7,35%
  • KOMPAS100 1.149   -90,86   -7,33%
  • LQ45 813   -63,58   -7,26%
  • ISSI 305   -25,64   -7,75%
  • IDX30 418   -26,36   -5,93%
  • IDXHIDIV20 493   -25,93   -4,99%
  • IDX80 127   -10,53   -7,65%
  • IDXV30 138   -5,68   -3,95%
  • IDXQ30 134   -8,31   -5,83%

Rosan Akui Perminas Akan Jadi Pengelola Tambang Martabe Tapi Detilnya Masih Dikaji


Rabu, 28 Januari 2026 / 20:28 WIB
Diperbarui Rabu, 28 Januari 2026 / 21:11 WIB
Rosan Akui Perminas Akan Jadi Pengelola Tambang Martabe Tapi Detilnya Masih Dikaji
ILUSTRASI. Rosan Roeslani (KONTAN/Lailatul Anisah)


Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. CEO BPI Danantara Rosan Roeslani buka suara adanya bentukan BUMN baru yaitu PT Perminas atau Perusahaan Mineral Nasional yang akan menggarap tambang emas Martabe milik PT Agincourt Resources (PT AR), anak usaha dari PT United Tractors Tbk (UNTR).

Sayangnya, Rosan tidak secara gamblang menjelaskan mengenai kapan, tujuan hingga siapa saja orang-orang penting yang akan mengisi jabatan di Perminas.

"Ya sebetulnya kami baru. Saya kan baru meeting besok, sebetulnya tidak hanya itu (tambang emas) ya, tapi kami melihat yang 28 (perusahaan yang izinnya dicabut) itu karena ini kan juga menyangkut dari kami untuk memastikan juga perusahaan itu kondisinya tuh seperti apa," kata Rosan di Istana Negara, Rabu (28/01/2026).

Baca Juga: Harga Kelapa Dunia Turun, Ini Deretan Faktor yang Menekannya

Menurut Rosan langkah lanjutan terkait Agincourt Resources maupun 27 perusahaan lainnya yang dicabut izinnya oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) karena dinilai bertanggung jawab atas bencana hidrometrologi di kawasan Sumatra akan dirapatkan kembali dengan jajaran Kementerian Koordinator.

"Yang pasti kami akan tindak lanjuti itu semua, tetapi ya langkah-langkahnya kami baru meeting besok nih jam 8 pagi sama Pak Menko dengan semuanya gitu," tutupnya.

Adapun dari total 28 perusahaan yang dicabut izinnya tersebut, Rosan bilang Danantara telah menunjuk BUMN yang akan mengambil alih. Namun dia belum bisa menyebut detail terkait BUMN mana saja yang diberikan mandat.

"Ya sudah ada nama, tapi kan belum bisa saya ucapin," katanya.

Sebelumnya, dalam catatan Kontan, Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelolaan Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Doni Oskaria mengatakan bahwa Danantara akan mengalihkan tambang emas Martabe Perminas.

"Ke Perminas. Jadi ada perusahaan mineral nasional kita yang baru kita bentuk. Memang ini perusahaan yang baru dibentuk," ungkap Doni saat ditemui di Jakarta, Rabu (28/01/2026).

Doni juga memastikan bahwa Perminas berbeda dengan BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia atau MIND ID. "Berbeda, jadi perusahaan di bawah Danantara," ungkap dia.

Baca Juga: Target Transformasi Bisnis, Danantara Genjot Proyek Jargas PGN di Batam

Adapun saat ditanya pertimbangan Danantara mengalihkan tambang emas Martabe ke Perminas, Doni bilang hal ini murni sebagai keputusan bisnis, dimana Danantara

"Pertimbangannya tentu karena life bisnisnya. Kan pemerintah bisnisnya adanya di Danantara semua kan? Tentu pasti diserahkannya ke Danantara," jelas dia.

Selanjutnya: Percepat Transformasi Digital, Peruri Perkuat Bisnis Solusi Keamanan Teknologi

Menarik Dibaca: 5 Cara Lepas Krim Dokter Tanpa Menyebabkan Breakout, Enggak Perlu Takut Lagi!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×