kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.008,28   13,06   1.31%
  • EMAS981.000 0,41%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

RSPO: Penjualan CPO yang Berkelanjutan Berpotensi Meningkat


Rabu, 21 September 2022 / 17:14 WIB
RSPO: Penjualan CPO yang Berkelanjutan Berpotensi Meningkat
ILUSTRASI. Penjualan CPO berpotensi meningkat dan bisa mengisi kekosongan minyak.. REUTERS/Lim Huey Teng


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Musim Mas, salah satu perusahaan kelapa sawit terbesar di Indonesia yang telah tersertifikasi secara 100% oleh Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) memandang penting berinvestasi pada petani swadaya.

Guntur Cahyo Prabowo, Acting Head of Smallholders RSPO Indonesia menyatakan selaras dengan program yang dijalankan, penjualan CPO berpotensi meningkat dan bisa mengisi kekosongan minyak.

"Dilihat dari kondisi adanya perang dan disruption, saya lihat potensi sawit bisa mengisi kekosongan gap minyak. Yang penting bagi kita adalah bisa memasok minyak-minyak berkelanjutan itu tadi," tuturnya saat ditemui Kontan di Jakarta, Rabu (21/9).

Baca Juga: Buka Akses Melalui RSPO, Petani Swadaya Musim Mas Raih Transaksi Hingga Rp 11 Miliar

Ia melanjutkan Program Training for Smallholders merupakan bagian dari komitmen Musim Mas untuk meningkatkan taraf hidup petani kelapa sawit swadaya di daerah terpencil Indonesia dan menggapai gap tersebut.

Program ini membantu petani swadaya mendapatkan akses ke pembiayaan sehingga memungkinkan peremajaan pohon sawit yang sudah tua, menanam benih berdaya hasil tinggi, dan mengelola kebun sawit mereka, seraya memenuhi standar sertifikasi.

Ia menilai, kebanyakan petani swadaya bertani di lahan yang relatif kecil; rata-rata sekitar dua hektar. Banyak yang tidak mengenal metode pertanian modern berbasis sains sebelum bergabung dengan program pelatihan Musim Mas.

Kateni, Ketua Asosiasi Pekebun Swadaya Kelapa Sawit Negeri Seribu Kubah (APSKS NSK) di Riau mengatakan satu hal penting yang dipelajari dari program ini adalah fokus memaksimalkan hasil pohon yang sudah ada, bukan menambah lahan dengan menebang hutan.

"Pelatihan ini mengajarkan anggota kami cara menanam kelapa sawit yang lebih baik dan berkelanjutan," kata dia.

Senada, Joko Prasetyo, Ketua Asosiasi Pekebun Swadaya Kelapa Sawit Pelalawan Siak (APSKS PS) di Riau juga menambahkan program pelatihan juga mencakup modul tentang manajemen keuangan dan kesehatan serta gizi.

“Bergabung dengan program pelatihan dan kemudian menjadi petani bersertifikat RSPO telah meningkatkan kualitas hidup kami secara signifikan, dan kami berterima kasih untuk itu," terangnya.

Baca Juga: Gapki Dorong Penguatan Permentan tentang Penetapan Harga TBS Sawit

Sertifikasi RSPO membuka pasar baru

Dengan memperoleh sertifikasi RSPO, petani swadaya memenuhi syarat untuk bergabung dengan platform perdagangan PalmTrace RSPO. Menjual di platform memungkinkan petani swadaya mendapatkan premium dari produksi kelapa sawit bersertifikat mereka.

Karena produk yang diperdagangkan di PalmTrace sudah tersertifikasi sebagai kelapa sawit berkelanjutan, banyak perusahaan besar global menggunakan platform RSPO ini sebagai sumber pasokan. Transaksi terakhir oleh empat asosiasi petani ini melibatkan perusahaan global sebagai pembeli, yaitu Unilever, Nestlé, ACT Commodities, dan Waitrose Ltd.

Rudman Simanjuntak, Manager of Independent Smallholders Musim Mas menjelaskan, pembelian kredit RSPO sangat penting untuk mendorong produksi minyak sawit berkelanjutan bersertifikat dan memastikan rantai pasokan yang berkelanjutan.

Mengingat petani swadaya bergantung pada alam sekitarnya untuk mata pencaharian mereka, penting untuk mempromosikan budidaya kelapa sawit yang berkelanjutan untuk memastikan ketahanan dan pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM) Supply Chain Management Principles (SCMP)

[X]
×