kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Rumput Laut dan Tuna Jadi Komoditi Unggulan Asean


Selasa, 27 Juli 2010 / 16:58 WIB
Rumput Laut dan Tuna Jadi Komoditi Unggulan Asean


Reporter: Asnil Bambani Amri |

JAKARTA. Rupanya dua produk kelautan dan perikanan yakni rumput laut dan tuna menjadi komoditas unggulan di Asean. Kedua produk yang juga unggulan dari Indonesia itu akan dicanangkan menjadi produk yang diprioritaskan promosinya oleh Asean sebagai bentuk kerjasama Asean Economy Community tahun 2015 nanti.

“Rumput laut dan tuna itu basis produksinya ada di Indonesia,” kata Suat Hutagalung, Direktur Pemasaran Luar Negeri, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di sela-sela diskusi di kantor Koalisi Rakyat Untuk Keadilan Perikanan (KIARA) Kalibata, Jakarta, Selasa (27/7).

Saut bilang, komoditi unggulan Asean tersebut juga terdiri dari 11 komoditi yaitu; Carragenenan and other Seaweeds, kakao, kelapa, kopi, hasil hutan, kelapa sawit, kacang-kacangan, lada, teh, tapioka dan tuna.

Selain produk perikanan, ada juga produk pertanian yang menjadi keunggulan negara-negara Asean yang beranggotakan Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Thailand dan Vietnam. “Ekspor 11 komoditi itu akan didorong oleh Asean karena bagian dari cita-cita Asean ekonomi 2015,” jelas Saut.

Dalam sidang 'Seventeenth Meeting Of The Joint Committee On Asean Cooperation In Agriculture And Forest Products Promotion Scheme' yang berlangsung di Bangka Belitung pertengahan bulan ini, Indonesia juga dipercaya sebagai Koordinator tiga Produk Komoditas yang terdiri dari, lada, teh dan tuna.

Pertemuan tersebut juga membahas teknis kerjasama peningkatan produksi, peningkatan usaha serta mencari solusi bersama-sama terhadap hambatan-hambatan untuk meningkatkan sektor pertanian di sesama Negara anggota Asean.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×