kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,52%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Samator Indo Gas (AGII) Mulai Groundbreaking Pabrik Baru di Kawasan Industri Batang


Kamis, 16 Maret 2023 / 20:23 WIB
Samator Indo Gas (AGII) Mulai Groundbreaking Pabrik Baru di Kawasan Industri Batang
ILUSTRASI. Fasilitas produksi PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII). Samator Indo Gas (AGII) mulai melakukan groundbreaking pabrik baru di Kawasan Industri Terpadu Batang


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kapasitas produksi PT Samator Indo Gas Tbk bakal meningkat. Emiten gas berkode saham AGII tersebut berencana memulai peletakan batu pertama alias groundbreaking pabrik baru di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) Jawa Tengah pada Jumat (17/3).

Direktur Utama Samator Indo Gas Rachmat Harsono mengatakan, agenda ekspansi pabrik anyar tersebut bakal memberi tambahan kapasitas sekitar 15%-20% dari total kapasitas produksi. Ia belum merinci berapa persisnya kapasitas produksi tambahan yang dimaksud.

“(Pabrik baru KITB bakal memproduksi) oksigen, nitrogen, argon,” kata Rachmat kepada Kontan.co.id, Kamis (16/3).

Baca Juga: Samator Indo Gas (AGII) Perkuat Bisnis Gas Industri Melalui Pembangunan Pabrik Baru

Pada tahun 2021, total produksi gas AGII mencapai 622,89 juta meter kubik menurut laporan tahunan 2021. Jumlah tersebut naik 47,39% dari 422,62 juta meter kubik pada tahun sebelumnya di 2020. Kontan.co.id belum beroleh data terkini kapasitas produksi AGII di tahun 2022.

Menurut rencana, pengerjaan konstruksi pabrik anyar bakal rampung di tahun 2024. Sebelumnya, AGII telah mengumumkan pelanggan pertamanya di KITB, yakni KCC Glass Corporation. Perusahaan tersebut disebut-sebut akan membangun salah satu pabrik kaca terbesar di Asia Tenggara.

Selain KCC Glass Corporation, AGII juga bermaksud semakin mengembangkan bisnis pipeline dengan melayani tenant-tenant lainnya di KITB.

Asal tahu, AGII berambisi memacu pendapatan agar tumbuh hingga dua kali tingkat pertumbuhan PDB nasional. Serta  menargetkan agar margin laba bersih mencapai dua digit melalui optimalisasi operasional serta inisiatif-inisiatif komersial strategis.

Belum ketahuan, berapa potensi pendapatan tambahan yang bisa AGII peroleh dari pengoperasian pabrik baru di KITB kelak.

“Belum bisa bilang (soal) pendapatan,” kata Rachmat.

AGII memperkirakan, alokasi belanja modal atawa capital expenditure (capex) untuk mendukung tahap pembangunan yang akan berlangsung hingga akhir tahun 2024 mencapai Rp  500 miliar - Rp 600 miliar. Manajemen tidak merinci dari mana saja sumber pendanaan untuk agenda tersebut bakal diperoleh.

Baca Juga: Gaet CVC Capital Partners, Samator Indo Gas (AGII) Siap Lanjutkan Ekspansi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×