kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Sarinah akan cari pasar baru demi menggenjot ekspor produk UKM


Senin, 10 Februari 2020 / 19:44 WIB
Sarinah akan cari pasar baru demi menggenjot ekspor produk UKM
ILUSTRASI. Presiden Direktur PT Sarinah (persero) GNP Sugiarta Yasa./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/29/11/2018.

Reporter: Ratih Waseso | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sarinah (Persero) berkomitmen selain menjadi etalase produk UKM juga akan terus meningkatkan ekspor produk UKM. 

Untuk itu, Sarinah berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi dan UKM untuk mencari produk-produk UKM unggulan untuk mengisi seluruh gerai Sarinah dan juga mengisi pasar ekspor.

Dirut PT Sarinah (Persero) Gusti Ngurah Putu Sugiarta Yasa usai menemui Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, mengakui sejak Sarinah bertransformasi menjadi etalase produk UKM, penjualan produk UKM di Sarinah  mengalami peningkatan mencapai hingga Rp 400 miliar.

Baca Juga: Sarinah targetkan menjadi etalase produk UMKM di dalam maupun luar negeri

"Sarinah sejarahnya didirikan oleh Presiden Soekarno untuk menjadi etalase produk dalam negeri. Sekarang kita wujudkan bagaimana Sarinah menjadi tuan rumah produk UKM. Sarinah akan total berubah wajah," kata Putu Sugiarta dalam siaran pers tertulis yang diterima Kontan.co.id pada Senin (10/2).

Ia juga menegaskan Sarinah akan membawa UKM go global. Sarinah saat ini juga sudah mengekspor produk fashion dan furniture. Produk-produk tersebut diekspor di bawah merek Sarinah.

Mengenai ekspor batik, dijelaskannya Sarinah mengekspor ke Myanmar dan Thailand, sedangkan furniture berbahan baku rotan diekspor ke Yunani, Spanyol, Jerman dan Djibouti.

"Ekspor baru sekitar US$1,5 juta dan akan terus ditingkatkan dengan mencari pasar-pasar baru," imbuh Putu.

Deputi Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, Victoria Simanungkalit mengatakan, pemerintah berharap agar Sarinah membawa trend produk UKM di tanah air. Pemerintah akan mendukung agar produk-produk UKM yang masuk ke Sarinah benar-benar produksi ungulan.

Baca Juga: Sarinah proyeksikan target pendapatan tahun ini meleset

Putu menambahkan terdapat lebih dari 60 juta UKM di Indonesia untuk menjangkau itu semua perlu meningkatkan kolaborasi dengan Kemenkop dan UKM. Selain itu, guna menjadikan Sarinah sebagai etalase produk UKM perlu memperkaya produknya dari seluruh tanah air.

Saat ini sudah 70% dari produk UKM dijual oleh Sarinah. Produk-produk tersebut telah melalui kurasi dari SMESCO dan Rumah Kreasi BUMN serta dari berbagai pemda. Ia menargetkan secara bertahap seluruh Sarinah akan menjadi etalase produk UKM.




TERBARU

Close [X]
×