kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Sepeda Bersama Indonesia (BIKE) Anggarkan Dana Capex Rp 5 Miliar di Tahun 2023


Rabu, 09 November 2022 / 18:13 WIB
Sepeda Bersama Indonesia (BIKE) Anggarkan Dana Capex Rp 5 Miliar di Tahun 2023
ILUSTRASI. PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE) anggarkan dana capex Rp 5 miliar di tahun depan


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE) menyiapkan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 5 miliar untuk tahun 2023 mendatang.

“Capex ini rencananya hanya difokuskan untuk melengkapi dan menambah kendaraan hingga alat-alat perkantoran,” kata Presiden Direktur BIKE, Andrew Mulyadi kepada Kontan.co.id, Rabu (9/11).

Andrew melanjutkan, di tahun 2023 mendatang, Sepeda Bersama Indonesia juga menargetkan revenue bisa mencapai sebesar Rp 500 miliar. Sementara itu, Sepeda Bersama Indonesia juga menargetkan laba sebesar Rp 40 miliar untuk tahun depan.

Lebih lanjut Andrew menjelaskan, target revenue tersebut akan dikontribusi dari penjualan produk E-moped atau sepeda listrik sekitar 40%. Dan sisanya dari penjualan E-motor dan E-bike.

Baca Juga: Sepeda Bersama Indonesia (BIKE) Bidik Revenue Rp 250 Miliar Tahun Ini

“Dari sisi produk, e-moped atau sepeda listrik menjadi produk yang penjualannya meningkat cukup signifikan. Adapun penjualan di pulau Jawa masih mencatat permintaan yang cukup tinggi,” jelas dia.

Sebagai informasi, BIKE merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan besar sepeda dengan merek "Genio", "United", dan "Avand".

BIKE juga bekerjasama dalam bentuk penjualan putus dengan 319 diler yang berada di Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

 

Adapun, saat ini BIKE memiliki total sebanyak tiga pabrik yang beroperasi yakni di Gunung Putri, Citereup dan terbaru yakni di Curug.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×