kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Setiap bulan ada 1.000 pasien Indonesia berobat ke RS Mount Elizabeth Singapura


Rabu, 10 Juli 2019 / 16:15 WIB


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Rumah Sakit terbesar di Singapura, Mount Elizabeth, menyampaikan bahwa Indonesia merupakan pasar yang penting baginya. Sekitar, 25% pasien yang berobat ke rumah sakit tersebut berasal dari Indonesia. 

Hal itu dikemukakan Chief Executive Officer (CEO) RS Mount Elizabeth,Noel Yeo, Rabu (10/7). Ia menuturkan berdasarkan fakta itu,, pihaknya menggarap serius pasar Indonesia. Bahkan manajemen memberikan pelatihan bagi staf dan karyawan rumah sakit untuk bisa berbahasa Indonesia dan mengenal kultur Indonesia.

Baca Juga: RS Mount Elizabeth memperkuat layanan dan kemitraan di Indonesia

"Ada 1.000 orang Indonesia datang ke RS Mount Elizabeth setiap bulannya, biasanya berobat jantung dan kanker," ujarnya.

Noel menjelaskan bahwa selain karena kedekatan secara geografis, pasien Indonesia juga percaya dengan pelayanan yang diberikan. Saat ini manajemen memiliki 1.500 spesialis untuk beragam penyakit.

Baca Juga: Pasien asal Indonesia paling banyak di Singapura

"Kami bisa melakukan operasi yang kompleks karena kami punya robot, mesin MRI dan banyak investasi teknologi yang membuat kami bisa melakukan tindakan yang rumit," lanjutnya.

Yang jelas, dirinya menjelaskan bahwa pasar Indonesia masih menjadi salah satu prioritas. Oleh karena itu, manajemen juga menjalin hubungan yang erat dengan komunitas pasien yang telah berobat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×