kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Sinar Mas akan memasok kertas ke Australia


Rabu, 08 Oktober 2014 / 20:48 WIB
Sinar Mas akan memasok kertas ke Australia
ILUSTRASI. Promo Waroeng Steak Spesial HUT Kota Depok ke-24 (DOk/Waroeng Steak)


Reporter: Handoyo | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) memfasiltasi kerja sama antara perusahaan Australia yaitu Paper Force dan Solaris Paper dengan PT Asia Pulp and Paper. Melalui kerja sama ini APP akan memasok kertas senilai AUD 35 juta.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag Nus Nuzulia Ishak mengatakan, dengan kerja sama binis tersebut diharapkan dapat mendongkrak nilai ekspor Indonesia. "Dengan total nilai kerja sama binis senilai AUD 35 juta dari dua perusahaan tersebut, diharapkan penandatanganan kesepakatan ini dapat mendongkrak nilai ekspor Indonesia," ujar Nus, dalam siaran persnya, Rabu (8/10).

Sekedar catatan, Australia menempati urutan ke-17 sebagai negara tujuan ekspor pulp and paper Indonesia dnegan nilai ekspor US$27,32 juta atau sebesar 1,15%. Adapun negara utama tujuan ekspor produk pulp and paper Indonesia pada periode Januari-Juli 2014 adalah Tiongkok dengan nilai ekspor US$ 651,95 juta dengan pangsa pasar ekspor mencapai 27,41%. Posisi selanjutnya disusul Jepang dengan nilai ekspor US$239,95 juta (10,09%) dan Korea Selatan dengan nilai ekspor US$165,74 juta (6,97%).

Sementara secara keseluruhan, nilai ekspor produk pulp and paper Indonesia pada 2013 mencapai US$4,28 miliar. Sedangkan nilai ekspor pada periode Januari-Juli 2014 sebesar US$2,37 miliar atau menurun 3,76% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun jika dilihat selama rentang lima tahun terakhir (2009-2013), ekspor pulp and paper mengalami pertumbuhan positif 5,61%.

Nus mengatakan, di tengah melambatnya perekonomian dunia, terobosan perdagangan seperti ini perlu dilakukan. Oleh karena itu pemerinta akan terus emndukung dan memfasilitasi kerja sama bisnis agar peningkatan ekspor dapat terus dioptimalkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×