Reporter: Rilanda Virasma | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sinarmas Land mengawali tahun 2026 dengan meluncurkan program penjualan nasional bertajuk Royal Key 2026 guna mendorong kinerja pemasaran tahun ini.
Program tersebut ditargetkan membukukan marketing sales sebesar Rp 3,6 triliun, meningkat dibandingkan capaian program serupa tahun lalu yang berada di kisaran Rp 2 triliun.
Deputy Group CEO of Strategic Development and Assets Sinar Mas Land, Herry Hendarta, mengatakan program nasional ini dijalankan dengan menggandeng sejumlah bank dan menawarkan berbagai promo.
“Kami bekerja sama dengan 22 bank yang menawarkan berbagai keuntungan,” papar Herry dalam peluncuran Royal Key 2026, Kamis (22/1/2026).
Baca Juga: Pedagang Daging Jabodetabek Siap Kembali Berjualan Lagi Besok Jumat (23/1)
Ia menjelaskan, ada sekitar 1.400 unit yang masuk dalam program berskala nasional tersebut. Sebagian besar unitnya merupakan produk ready stock yang memenuhi syarat untuk memperoleh insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPNDTP).
Herry menambahkan, target tahun ini mencerminkan optimisme perseroan seiring kenaikan target perusahaan secara keseluruhan. Hingga saat ini, produk yang paling diminati konsumen masih berasal dari segmen hunian tapak.
Selain itu, Sinar Mas Land juga menambah tiga proyek baru ke dalam program nasional, yakni Harvest City, Rancamaya, dan Royal Tajur.
Di kesempatan yang sama, Chief Corporate Sales Sinar Mas Land Dian Asmahani menimpali, program nasional ini telah dijalankan secara konsisten sejak 2020, dengan penyesuaian strategi setiap tahunnya sesuai karakter produk dan kebutuhan pasar.
Menurut Dian, kunci program Royalti 2026 bukan hanya pada besaran promo, melainkan pada ketepatan waktu dan pemilihan properti. Tahun ini, program dibagi menjadi empat periode, lebih banyak dibandingkan sebelumnya yang hanya tiga periode, dengan fokus promo yang berbeda di setiap periode.
Baca Juga: Cukai MBDK Ditunda, Industri Minuman 2026 Dapat Napas di Tengah Lesunya Daya Beli
“Dengan kombinasi tersebut, nilai yang ditawarkan bisa benar-benar dirasakan positif oleh konsumen,” ujarnya.
Strategi tersebut, lanjut Dian, diterapkan seiring perubahan perilaku konsumen properti yang semakin selektif dan memiliki akses informasi yang luas. Untuk segmen komersial, Dian menilai prospeknya tetap positif, terutama untuk produk yang relevan dengan kebutuhan bisnis dan didukung ekosistem yang terintegrasi.
Menjawab pertanyaan soal proyek yang paling diminati dari program sebelumnya, Dian menyebut segmen ruko masih menjadi favorit konsumen.
“Kita bikin ruko sesuai dengan relevansi bisnis. Banyak macamnya ruko, sesuai dengan prospek bisnis. Ruko ini sebagian besar ada di BSD City,” katanya.
Lebih lanjut, Dian menekankan program ini tak cuma menawarkan promo penjualan, namun juga dirancang sebagai solusi kepemilikan properti jangka panjang yang memberikan kepastian nilai aset serta kualitas properti di masa depan.
Adapun, program Royalti 2026 berlangsung sepanjang tahun dan dibagi dalam empat periode kuartalan, yakni periode I Januari–31 Maret 2026, periode II April–30 Juni 2026, periode III Juli–30 September 2026, dan periode IV Oktober–31 Desember 2026.
Semakin awal konsumen mengikuti program, semakin besar insentif yang bisa diperoleh.
Program ini mencakup berbagai proyek, mulai dari kawasan kota dan residensial seperti BSD City, Kota Wisata, Legenda Wisata, Banjar Wijaya, hingga Wisata Bukit Mas dan Haska Surabaya, apartemen di Jakarta, serta proyek di kota-kota lain seperti Balikpapan dan Bogor.
Dari sisi promo, konsumen kata Dian bisa menikmati diskon hingga 26%, subsidi uang muka hingga 15%, gratis biaya KPA tertentu, gratis IPL, hingga program referral.
Dukungan pembiayaan disediakan oleh 22 bank mitra, termasuk BCA, CIMB Niaga, BNI, BRI, Bank Mandiri, hingga Bank Sinarmas.
Selanjutnya: 7 Minuman untuk Meningkatkan Kesehatan Otak secara Alami
Menarik Dibaca: 7 Minuman untuk Meningkatkan Kesehatan Otak secara Alami
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













