kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.835   -41,00   -0,23%
  • IDX 6.375   97,87   1,56%
  • KOMPAS100 833   11,37   1,38%
  • LQ45 633   7,57   1,21%
  • ISSI 221   4,34   2,00%
  • IDX30 351   3,57   1,03%
  • IDXHIDIV20 434   1,47   0,34%
  • IDX80 95   1,26   1,34%
  • IDXV30 119   0,20   0,17%
  • IDXQ30 112   0,55   0,49%

SKK Migas khawatir produksi Masela molor


Kamis, 03 Maret 2016 / 11:18 WIB


Reporter: Febrina Ratna Iskana, Febrina Ratna Iskana | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) ikut tak sabar menanti putusan proyek Lapangan Abadi, Blok Masela, Laut Arafuru, Maluku.

Mereka berharap pemerintah segera memberi kepastian kepada Inpex Masela Ltd dengan menyetujui plan of development (POD) dengan skema fasilitas produksi LNG secara terapung atawa floating liquified natural gas (FLNG). Sebab jika pemerintah memaksakan pembangunan dengan pipa menuju darat (onshore LNG), butuh waktu panjang. 

Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi mengingatkan, jika pemerintah memutuskan operator Blok Masela menggunakan fasilitas onshore LNG, maka keputusan investasi akhir alias Final Investment Decision (FID) yang mestinya bisa beres 2018, bakal molor lagi, minimal bisa mundur selama tiga tahun atau baru kelar pada 2021.

Proses ini molor lantaran operator harus merevisi PoD  yang kini sudah mereka ajukan. Sebab mereka musti menghitung ulang seluruh investasi di blok tersebut. 

Dengan begitu, mulainya operasi Blok Masela atau onstream diproyeksi baru terjadi pada 2027 atau mundur tiga tahun dari rencana awal 2024. "Jadi memang keputusan PoD ini tidak boleh mundur lagi. Saya berharap keputusan revisi PoD minggu depan sudah ada," katanya Rabu (2/3).

Arie Naufel Iskandar Corporate Manager Communication & Relations Department Inpex juga berharap pemerintah segera mengambil keputusan proyek ini agar proyek bisa jalan sesuai jadwal. Ia menyebut, kajian FLNG yang mereka lakukan sudah disetujui SKK Migas. "Sudah mencakup kajian aspek ekonomi dan sosial," imbuhnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×