kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Soal pengembangan e-commerce, Shopee: Pemerintah perlu mendengar aspirasi dunia usaha


Senin, 08 Juli 2019 / 22:13 WIB


Reporter: | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perkembangan industri dalam perdagangan digital di Indonesia lewat e-commerce atau marketplace semakin menjanjikan. Hal tersebut juga terlihat dari data Bank Indonesia (BI) yang mencatat adanya kenaikan nilai transaksi perdagangan e-commerce di Indonesia pada Mei 2019.

BI mengkaji adanya total nilai transaksi perdagangan barang di e-commerce pada Mei 2019 di estimasi mencapai Rp 28,9 triliun atau tumbuh 134% yoy, 39,6% mtm, dan 100,2% ytd.

Handhika Jahja, Director of Shopee Indonesia juga turut menilai bahwa dengan berkembangnya teknologi, akan semakin meningkat potensi untuk melahirkan pemain baru khususnya dalam industri e-commerce.

“Kami melihat dengan semakin banyaknya pelaku e-commerce di Indonesia bisa membantu edukasi terhadap belanja online menjadi lebih baik,” Kata Handhika kepada Kontan.co.id.

Menurutnya, perkembangan start up khususnya e-commerce di Indonesia memiliki potensi yang besar untuk memajukan UMKM dan produk lokal. Ia juga berharap, sebagai pelaku e-commerce diharapkan dapat bersinergi dalam mendorong, membentuk dan menentukan arah masa depan industri e-commerce Indonesia, dan meningkatkan kemandirian digital UMKM di Indonesia?.

Ia pun berharap, bagi pemerintah saat ini agar bisa mendengarkan aspirasi dari dunia usaha dan juga masyarakat pengguna e-commerce.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×