kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Soal pengembangan e-commerce, Shopee: Pemerintah perlu mendengar aspirasi dunia usaha


Senin, 08 Juli 2019 / 22:13 WIB


Reporter: Vendi Yhulia Susanto | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perkembangan industri dalam perdagangan digital di Indonesia lewat e-commerce atau marketplace semakin menjanjikan. Hal tersebut juga terlihat dari data Bank Indonesia (BI) yang mencatat adanya kenaikan nilai transaksi perdagangan e-commerce di Indonesia pada Mei 2019.

BI mengkaji adanya total nilai transaksi perdagangan barang di e-commerce pada Mei 2019 di estimasi mencapai Rp 28,9 triliun atau tumbuh 134% yoy, 39,6% mtm, dan 100,2% ytd.

Handhika Jahja, Director of Shopee Indonesia juga turut menilai bahwa dengan berkembangnya teknologi, akan semakin meningkat potensi untuk melahirkan pemain baru khususnya dalam industri e-commerce.

“Kami melihat dengan semakin banyaknya pelaku e-commerce di Indonesia bisa membantu edukasi terhadap belanja online menjadi lebih baik,” Kata Handhika kepada Kontan.co.id.

Menurutnya, perkembangan start up khususnya e-commerce di Indonesia memiliki potensi yang besar untuk memajukan UMKM dan produk lokal. Ia juga berharap, sebagai pelaku e-commerce diharapkan dapat bersinergi dalam mendorong, membentuk dan menentukan arah masa depan industri e-commerce Indonesia, dan meningkatkan kemandirian digital UMKM di Indonesia?.

Ia pun berharap, bagi pemerintah saat ini agar bisa mendengarkan aspirasi dari dunia usaha dan juga masyarakat pengguna e-commerce.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×