kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Soal pengembangan e-commerce, Shopee: Pemerintah perlu mendengar aspirasi dunia usaha


Senin, 08 Juli 2019 / 22:13 WIB


Reporter: Vendi Yhulia Susanto | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perkembangan industri dalam perdagangan digital di Indonesia lewat e-commerce atau marketplace semakin menjanjikan. Hal tersebut juga terlihat dari data Bank Indonesia (BI) yang mencatat adanya kenaikan nilai transaksi perdagangan e-commerce di Indonesia pada Mei 2019.

BI mengkaji adanya total nilai transaksi perdagangan barang di e-commerce pada Mei 2019 di estimasi mencapai Rp 28,9 triliun atau tumbuh 134% yoy, 39,6% mtm, dan 100,2% ytd.

Handhika Jahja, Director of Shopee Indonesia juga turut menilai bahwa dengan berkembangnya teknologi, akan semakin meningkat potensi untuk melahirkan pemain baru khususnya dalam industri e-commerce.

“Kami melihat dengan semakin banyaknya pelaku e-commerce di Indonesia bisa membantu edukasi terhadap belanja online menjadi lebih baik,” Kata Handhika kepada Kontan.co.id.

Menurutnya, perkembangan start up khususnya e-commerce di Indonesia memiliki potensi yang besar untuk memajukan UMKM dan produk lokal. Ia juga berharap, sebagai pelaku e-commerce diharapkan dapat bersinergi dalam mendorong, membentuk dan menentukan arah masa depan industri e-commerce Indonesia, dan meningkatkan kemandirian digital UMKM di Indonesia?.

Ia pun berharap, bagi pemerintah saat ini agar bisa mendengarkan aspirasi dari dunia usaha dan juga masyarakat pengguna e-commerce.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×