kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Stasiun Gas Pagardewa Jadi Tulang Punggung Penyaluran Gas Bumi Sumatera–Jawa


Minggu, 04 Januari 2026 / 17:32 WIB
Stasiun Gas Pagardewa Jadi Tulang Punggung Penyaluran Gas Bumi Sumatera–Jawa
ILUSTRASI. Stasiun Gas Pagardewa Jadi Tulang Punggung Penyaluran Gas Bumi Sumatera–Jawa (Dok/PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN))


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) atau PGN, Subholding Gas Pertamina mengungkapkan Stasiun Gas Pagardewa berperan sebagai simpul utama dalam menjaga keandalan pasokan gas bumi nasional. Fasilitas ini menjadi titik krusial dalam jaringan transmisi South Sumatera–West Java (SSWJ) sepanjang 1.004 km yang memasok gas dari Sumatera hingga Jawa Barat.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Hery Murahmanta mengungkapkan, Stasiun Pagardewa berfungsi sebagai pengatur tekanan dan kapasitas jaringan transmisi untuk memenuhi kebutuhan sektor kelistrikan, komersial, dan industri.

Baca Juga: PGN Pasok Gas Bumi untuk Sektor Industri di Lamongan

“Dengan optimalisasi fasilitas kompresor, metering, serta jumperline yang meningkatkan kapasitas linepack, PGN memastikan distribusi gas tetap andal dan stabil. Fasilitas ini memungkinkan suplai gas terpenuhi mulai dari Sumatera, Lampung, hingga Jawa bagian Barat,” ujar Hery dalam keterangan resmi, Minggu (4/1/2026).

PGN juga menekankan pentingnya menjaga integritas aset melalui pemeliharaan dan inspeksi berbasis risiko. Pemanfaatan teknologi digital, termasuk Integrated Monitoring Center (IMOC), memungkinkan pemantauan real-time kondisi infrastruktur, data pelanggan, dan aktivitas niaga. Digitalisasi membuat pengambilan keputusan operasional lebih cepat, tepat, dan terukur.

Baca Juga: Diversifikasi Gas Domestik, PGN (PGAS) Serap CBM dari Tanjung Enim

Selain menjaga keandalan operasi, PGN terus memperkuat fleksibilitas pasokan melalui pengembangan infrastruktur gas bumi, termasuk pemanfaatan LNG.

Upaya ini sejalan dengan strategi bisnis G-A-S (Grow–Adapt–Step Out) yang mencakup perluasan jaringan gas rumah tangga, pembangunan pipa BBM Cikampek–Plumpang, revitalisasi tanki LNG Arun, serta pembangunan fasilitas injection point untuk pengembangan biomethane. 

Baca Juga: PGN Andalkan Offtake Tandes Salurkan Gas Bumi untuk Industri dan Rumah di Surabaya

Selanjutnya: Menkeu Purbaya Tarik Rp75 Triliun Dana Pemerintah dari Bank, Alihkan ke Belanja Rutin

Menarik Dibaca: Cara Mudah Mencari Tambahan Penghasilan untuk Kebutuhan yang Mendesak

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×