kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.697   111,00   0,63%
  • IDX 6.470   -252,97   -3,76%
  • KOMPAS100 859   -34,67   -3,88%
  • LQ45 638   -20,11   -3,06%
  • ISSI 234   -8,67   -3,57%
  • IDX30 362   -9,19   -2,48%
  • IDXHIDIV20 447   -8,29   -1,82%
  • IDX80 98   -3,68   -3,61%
  • IDXV30 127   -2,61   -2,01%
  • IDXQ30 117   -2,43   -2,04%

Subsidi listrik diputuskan tambah 6,54 juta orang


Senin, 10 Juli 2017 / 22:10 WIB


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Komisi VII akhirnya memutuskan hanya menambah jumlah pelanggan sebanyak 6,54 juta pelanggan 900 VA yang akan mendapatkan subsidi. Padahal sebelumnya Komisi VII dan Menteri ESDM Ignasius Jonan setuju menambah pelanggan 900 VA yang bersubsidi sebanyak 7 juta pelanggan.

Keputusan jumlah penambahan pelanggan bersubaidi tersebut sejalan dengan pagu anggaran yang disetujui Menteri ESDM dan Komisi VII 2017. Dalam asumsi RAPBNP 2017 yang disetujui Menteri ESDM dan Komisi VII DPR RI, subsidi listrik hanya naik sekitar Rp 6 triliun menjadi Rp 51 triliun.

Dengan jumlah tambahan anggaran yang hanya sebesar Rp 6 triliun, penambahan jumlah pelanggan bersubsidi pun tidak lebih besar dari usulan Kementerian ESDM sebelumnya yang dipatok 6,54 juta pelanggan. Di sisi lain, pemerintah juga masih ingin adanya anggaran untuk menggratiskan pemasangan listrik gratis dengan daya 450 VA.

"Kalau pelanggan tidak mampu yang harus disubsidi 450 VA, kelebihannya digunakan untuk biaya pemasangan gratis,"ujar Jonan.

Ketua Komisi VII DPR RI, Gus Irawan juga setuju dengan usulan pemerintah untuk menggratiskan pemasangan listrik bagi masyarakat miskin. "Sepakat dengan catatan, kalau ada penghematan akan dialokasikan bisa sambungan 450 VA secara gratis," kata Gus Irawan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×