kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sucofindo dan Surveyor Indonesia akan bergabung?


Jumat, 11 Januari 2013 / 11:46 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah memperpanjang diskon pajak atau PPnBM DTP 100% untuk kendaraan bermotor sampai akhir tahun 2021.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Sucofindo (Persero) menyatakan kesiapannya untuk merger dengan badan usaha milik negara (BUMN) lainnya, yakni PT Surveyor Indonesia (Persero). Hal tersebut disampaikan langsung oleh Arief Safari, Direktur Utama PT Sucofindo.

"Saya setuju merger dengan Surveyor, kenapa tidak?," ujar Arief saat jumpa pers di Kantor Kementerian BUMN, Jumat (11/1). Arief mengatakan, merger kedua perusahaan milik pemerintah itu dapat mengurangi persaingan kedua BUMN yang memiliki bidang usaha yang sama. "Merger itu agar lebih baik mengurangi friksi," ujarnya.

Arief juga bilang, bahwa merger perusahaan akan lebih baik dilakukan untuk menyambut komunitas ASEAN 2015. Tujuannya agar perusahaan Indonesia dapat bersaing dengan perusahaan asing yang akan masuk di tahun 2015 tersebut.

Walaupun sudah menyetujui merger, namun pihak Sucofindo mengaku belum dipanggil oleh pihak Kementerian BUMN untuk membahas hal tersebut. Sebelumnya, Dahlan Iskan, Menteri BUMN mengatakan, merger Sucofindo dan Surveyor Indonesia akan dilakukan tahun  ini.

Saat itu, Dahlan bilang, pelaksanaan merger akan dilakukan setelah masa jabatan Direksi PT Sucofindo berakhir di Maret tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×