kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Summarecon Agung (SMRA) akan bangun kawasan Summarecon Bekasi tahap II & III


Kamis, 03 Oktober 2019 / 17:37 WIB

Summarecon Agung (SMRA) akan bangun kawasan Summarecon Bekasi tahap II & III
ILUSTRASI. Pusat perbelanjaan Summarecon Mall Bekasi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Selain mengembangkan properti residensial, emiten pengembang properti PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) juga akan melanjutkan pembangunan kawasan Summarecon Bekasi tahap II dan tahap III di masa mendatang.

Direktur Eksekutif Summarecon Agung Albert Luhur masih belum mau berbagi detil lebih lanjut mengenai waktu penggarapan serta besaran dana yang akan dikucurkan.

Baca Juga: Penjualan meningkat 76%, Summarecon Agung (SMRA) kembangkan kawasan Karawang-Bekasi

"Dari segi pengunjung atau jumlah mobil yang ada di parkir Mal Summarecon Bekasi, kami menempati posisi ke-9 dengan kunjungan mal terbesar. Dua tahun lalu, kami masih di tingkat 20-an. Ini secara tidak langsung memperlihatkan perkembangan yang positif," jelas Albert, Selasa (1/10).

Di antara enam kawasan yang dibangun dan dikelola SMRA, proyek Summarecon Serpong, disebut Albert menempati kontribusi pendapatan tertinggi atau sebesar lebih dari 50% dari total pendapatan perusahaan pada paruh satu 2019.

Adapun mal yang berhasil dikelola oleh emiten ini diantaranya adalah, Summarecon Mal Bekasi, Summarecon Karawang, Summrecon Serpong, Summarecon Bandung, Summarecon Mutiara Makassar, dan Summarecon Kelapa Gading.

Lebih lanjut, Albert berkata sampai akhir tahun pihaknya optimistis dapat mencapai target target tanpa adanya revisi.

Baca Juga: Kawasan Properti Spesial di Koridor Timur Jakarta

Dirinya menjelaskan, berkat kondisi market yang lebih baik pasca pemilu, adanya variasi produk yang dikeluarkan pihaknya, serta penambahan fasilitas, membuat produknya dapat diterima pasar di berbagai kawasan.

"Ini juga yang akan kami usahakan bersama dengan enam pengembang lainnya, yakni membangun integrasi dan fasilitas dari infrastruktur yang ada di Timur Jakarta. Dengan rekan pengembang lain, tentu lobby terhadap pemerintahan, berpeluang lebih besar efeknya," tutup Albert.


Reporter: Amalia Fitri
Editor: Noverius Laoli

Video Pilihan


Close [X]
×