kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.687   11,00   0,06%
  • IDX 6.248   -70,77   -1,12%
  • KOMPAS100 824   -8,56   -1,03%
  • LQ45 629   -1,97   -0,31%
  • ISSI 222   -3,74   -1,66%
  • IDX30 359   -0,66   -0,18%
  • IDXHIDIV20 448   -0,33   -0,07%
  • IDX80 95   -0,74   -0,77%
  • IDXV30 123   -0,74   -0,59%
  • IDXQ30 118   0,09   0,07%

Survei: Pengguna transportasi umum turun drastis sejak pandemi Covid-19


Jumat, 19 Juni 2020 / 17:25 WIB
ILUSTRASI. Petugas Dishub melakukan pengecekan suhu tubuh penumpang kendaraan umum yang melintas saat kegiatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di gerbang tol Bekasi, Jawa Barat, Rabu (15/4/2020). Pada hari pertama penerapan PSBB di wilayah Bekasi, petugas ha


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli

Menurutnya, media sosial dan website resmi penyelenggara transportasi perlu menghadirkan informasi yang komprehensif, real time dan memberikan rekomendasi multimoda.

Digitalisasi dari segi transaksi juga diharapkan dapat lebih terintegrasi dan memiliki lebih banyak fitur seperti kode quick response (QR) dan pre-paid.

Baca Juga: Pelonggaran PSBB, transaksi TapCash BNI mulai naik

“Kombinasi antara payment cash dan digital masih menjadi idola masyarakat sebesar 63% dan multiple electronic payment sebesar 30%. Namun setelah adanya Covid masyarakat yang melakukan pembayaran dengan digital payment meningkat menjadi 55%,” jelas Nadya.

Hasil survei juga menyebutkan, 62% responden masih melakukan perjalanan ke luar kota dengan menggunakan moda transportasi darat selama pandemi.

Kendaraan yang paling banyak digunakan yaitu bus antar kota sebanyak 35%, mini bus sebesar 34%, kendaraan pribadi 34%, kereta api 29%, pesawat terbang 24%, dan kapal laut sebesar 13%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×