kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Surya Esa (ESSA) meraih kenaikan pendapatan 227,54% di kuartal I-2019


Kamis, 23 Mei 2019 / 16:43 WIB


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA, anggota indeks Kompas100 ini,) mencatatkan pertumbuhan kinerja selama kuartal pertama tahun 2019. Emiten berkode saham ESSA ini menorehkan pendapatan sebesar US$ 58,06 juta melonjak 227,54% dari periode yang sama tahun kemarin US$ 13,58 juta.

Penjualan amonia berkontribusi sebanyak US$ 49,56 juta, sementara pendapaatan dari penjualan elpiji sebanyak US$ 8,49 juta.

Seiring dengan peningkatan pendapatan, beban pokok pendapatan ESSA juga 610,86% lebih banyak menjadi US$ 42,51 juta, padahal pada kuartal pertama 2018 beban pokok mereka hanya US$ 5,98 juta. Laba kotor mereka sebanyak US$ 15,54 juta, nilai ini tumbuh 104,74% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 7,59 juta.

Selain itu, beban umum dan adiminstrasi mereka juga naik, sehingga ASSA memproleh laba bersih yang dapat diatribusikan pada entitas induk sebanyak US$ 4,80 juta naik 52,38% dari kuartal pertama tahun 2018 US$ 3,15 juta.

Asal tahu saja, mulai Juli tahun lalu ESSA mulai menjual amonia, ESSSA melalui PT Panca Amara Utama di Luwuk mengoperasikan pabrik amonia di Sulawesi Tengah, mereka mengucurkan dana sebesar US$ 800 juta untuk membangun pabrik ini.

“Pendapatan kuartal pertama meningkat karena ada produksi amonia, produksi amonia sampai kuartal I-2019 sebanyak 200.000 metrik ton,” ujar Prakash Bumb, Vice President Finance PT Surya Esa Perkasa, Kamis (23/5).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×