kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Surya Semesta akan bebaskan 220 ha lahan untuk Kota Industri Subang


Kamis, 07 Juni 2018 / 14:42 WIB
Surya Semesta akan bebaskan 220 ha lahan untuk Kota Industri Subang
ILUSTRASI. Surya Semesta Internusa Tbk


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) terus berfokus untuk membebaskan lahan untuk proyek Kota Industri Subang dengan konsep Smart and Suistanable City. Pasalnya, proyek prestisius perusahaan tersebut memiliki izin kawasan mencapai 2.000 hektare (ha) dan akan mulai dibangun pada semester kedua tahun depan.

Johannes Suriadjaja, Presiden Direktur SSIA menyampaikan sampai dengan Mei, perusahaan telah membebaskan total 980 ha lahan. Jumlah tersebut hampir dari setengah izin luas lahan yang sudah digenggam perusahaan untuk pengembangan proyek Subang.

“Sampai saat ini sudah 980 ha, hampir 1.000 ha. Sampai akhir tahun targetnya 1.200 ha, itu tidak pakai dana IFC tetapi pakai dana sendiri, internal. Kalau dana IFC untuk pengembangan nantinya,” ujarnya di Jakarta, Kamis (7/6).

Asal tahu saja, tahun ini perusahaan mengalokasikan dana belanja modal mencapai Rp 800 miliar, dari jumlah tersebut 80% di antaranya akan difokuskan untuk pengembangan kawasan Subang. Lain dari capex, perusahaan juga sudah mendapatkan pinjaman dari International Finance Coorporation (IFC) sebesar US$ 100 juta.

“Belum pakai dana IFC, karena itu pun penarikannya dikasih waktu sampai tahun 2021 kok, jadi ya 2021 itu stand by line saja untuk kebutuhan kami ke depan,” lanjutnya.

Yang jelas, tahun ini perusahaan akan fokus pada persiapan pembangunan kota industri Subang dengan menyiapkan fasilitas komplit mulai dari residensial, pendidikan, hospital, kawasan industri dan sentra logistik. Namun proyek ini baru akan memberikan kontribusi kepada perusahaan pada tahun 2021 mendatang.

“Sentra logistiknya pun akan kami bangun karena ke depannya kami lihat logistik sangat penting dan infrastruktur itu sesuai dengan program pemerintah. Akan dibangun, jadi konektivitas akan lebih baik, ini jadi katalis buat kami,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×