kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Suzuki Indomobil Sales Targetkan Penjualan Mobil LMPV Sebanyak 1.500 Unit per Bulan


Rabu, 29 Juni 2022 / 18:04 WIB
ILUSTRASI. Aksi pose para Sales Promotion Girls di mobil masing-masing pada ajang Indonesia International Motor Show . (Warta Kota/YULIANTO)


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menyebutkan pihaknya menargetkan penjualan mobil Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) sebanyak 1.500 unit per bulan.

Harold Donnel Tampubolon, Head of Brand Development & Marketing Research 4W PT Suzuki Indomobil Sales lebih jauh mengatakan pihaknya juga baru meluncurkan MPV jenis terbaru, yakni All New Ertiga Hybrid.

"Suzuki sudah meluncurkan MPV terbaru kemarin, yakni All New Ertiga Hybrid. Mengenai peluncuran produk baru, kami belum bisa berbicara lebih banyak," tutur Harold saat dihubungi oleh Kontan, Rabu (29/6).

Baca Juga: Kelangkaan Semikonduktor Masih Terjadi, Begini Respons Sejumlah APM Otomotif

Ia secara singkat mengatakan proyeksi penjualan mobil MPV masih sangat bagus di Indonesia. Dalam catatan SIS, produksi mobil MPV keluaran Suzuki masih menempati market share sebesar 11% dalam negeri.

Peringkat yang baik ini, dinilai dapat tercapai sebab SIS dapat menyediakan produk di segmen MPV sesuai dengan karakter market Indonesia.

"Prospek bisnis LMPV kita lihat masih bagus karena masih top 3 kontributor market industri otomotif Indonesia dan di sisi lain segment LMPV benar-benar sesuai dengan karakter market Indonesia," ujar dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×