kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Tak ada rute ke Wuhan, ini antisipasi Garuda (GIAA) cegah penyebaran virus corona


Minggu, 26 Januari 2020 / 17:44 WIB
Tak ada rute ke Wuhan, ini antisipasi Garuda (GIAA) cegah penyebaran virus corona
ILUSTRASI. Maskapai Garuda Indonesia bersiap mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Herlina Kartika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Garuda Indonesia Persero Tbk (GIAA) menegaskan maskapai ini dan anak usahanya PT Citilink tak memiliki rute penerbangan dari dan menuju Wuhan, China. Meski begitu, Garuda hingga kini belum berencana untuk menghentikan sementara penerbangan dari dan ke beberapa negara yang kini tengah terinfeksi virus corona seperti China, Australia dan Malaysia.

"Dapat kami sampaikan bahwa Garuda Indonesia tidak memiliki rute penerbangan dari dan menuju Wuhan," Kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, Jumat di Kementerian BUMN Jakarta, Jumat (24/1).

Baca Juga: Lion Air antisipasi penyebaran virus corona masuk ke Indonesia

Mengenai rute penerbangan, Irfan mengatakan kantor pusat terus memonitor perkembangan di kantor-kantor perwakilan Garuda Indonesia di luar negeri, terutama di negara-negara yang sudah positif terjangkit virus ini.

Namun demikian, hingga saat ini Garuda menyebutkan belum memiliki rencana untuk menghentikan sementara penerbangan dari beberapa negara tersebut.

"Kami belum ada rencana menghentikan trayek karena komitmen penerbangan kan sudah masa lalu tapi tidak mau paksakan juga untuk jalankan trayek kalau kondisi lebih parah," kata Irfan.

Irfan juga menjelaskan maskapainya akan meningkatkan upaya antisipatif dan kewaspadaan atas merebaknya penyebaran virus pneumonia Wuhan atau novel coronavirus (nCoV) .

Cara yang dilakukan dengan meningkatkan edukasi terhadap seluruh lini operasional dan stakeholder layanan penerbangan mengenai upaya pencegahan virus tersebut.

"Kami telah meningkatkan pengawasan terhadap sejumlah layanan penerbangan yang beroperasi di sejumlah rute internasional yang rawan atas penyebaran virus tersebut. Bekerjasama dengan otoritas kesehatan dan layanan kebandarudaraan setempat," jelas Irfan.

Irfan juga menghimbau para penumpang untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan serta memahami tatalaksana pencegahan penyebaran virus tersebut. 
"Misalnya dengan mengedepankan aspek kebersihan diri dan memastikan kondisi kesehatan dalam keadaan fit sebelum melakukan perjalanan," ujarnya.




TERBARU

Close [X]
×