kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Target Bumi Resources Minerals (BRMS) 2026: Tambang Emas Palu Siap Kerek Produksi 15%


Selasa, 13 Januari 2026 / 08:00 WIB
Target Bumi Resources Minerals (BRMS) 2026: Tambang Emas Palu Siap Kerek Produksi 15%
ILUSTRASI. Bumi Resources Minerals (BRMS) menargetkan produksi emas melonjak 80.000 oz pada 2026. Kapasitas pabrik Poboya akan naik 4 kali lipat


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) optimistis menatap tahun 2026, Di mana, BRMS menargetkan produksi emas meningkat signifikan menjadi sekitar 80.000 ons di tahun 2026,

Asal tahu saja, target tersebut naik sekitar 15% dari proyeksi produksi emas di 2025 yang sebanyak 69.000–71.000 ons.

Direktur sekaligus Chief Investor Relations Officer BRMS, Herwin Wahyu Hidayat, mengatakan, pencapaian produksi tahun 2024 mencapai 64.000 ons.

“Angka produksi 2025 masih dalam proses konsolidasi, namun kami optimistis terjadi kenaikan dari tahun sebelumnya,” ujarnya kepada Kontan, Senin (12/1/2026).

Baca Juga: SariWangi Masuk Portofolio Djarum, Ini Rencana Bisnis Savoria Group

Untuk mendorong pertumbuhan produksi, BRMS akan fokus pada tiga proyek utama pada 2026–2027.

Pertama, perusahaan menargetkan penyelesaian konstruksi tambang bawah tanah di Blok 1 Poboya, Palu, yang diharapkan mulai beroperasi pada semester dua 2027. Tambang ini memiliki kadar emas tinggi mencapai 4,9 gram per ton (g/t), sehingga mampu meningkatkan produksi emas di paruh kedua 2027.

Kedua, BRMS akan meningkatkan kapasitas pemrosesan pabrik emas CIL pertama di Poboya dari 500 ton per hari menjadi 2.000 ton per hari pada kuartal keempat 2026. Herwin menuturkan, langkah ini akan menambah volume produksi emas secara signifikan sepanjang 2026.

 

Ketiga, perusahaan berencana melakukan pemboran eksplorasi skala besar di tiga lokasi di Gorontalo—Cabang Kiri East, Cabang Kiri North, dan Cabang Kiri South. Hasil pemboran diharapkan menghasilkan cadangan dan sumber daya mineral tembaga yang akan diumumkan pada semester pertama 2027.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×