kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Target transaksi IIMS 2018 mencapai Rp 3,3 triliun


Kamis, 19 April 2018 / 11:31 WIB
Presiden Joko Widodo membuka pameran IIMS


Reporter: Eldo Christoffel Rafael | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menghadiri pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018.

Airlangga menjelaskan saat ini, industri otomotif Indonesia tumbuh cukup pesat dengan kontribusi yang sangat signifikan pada perekonomian nasional.

Hal ini dapat dilihat dari angka produksi kendaraan bermotor roda empat yang meningkat dari 1,177 juta unit pada tahun 2016 menjadi 1,216 juta unit  pada tahun 2017.

Angka tersebut diperkuat dengan peningkatan ekspor unit kendaraan utuh (CBU) sebanyak 231 ribu unit dan komponen sebanyak 81 juta pieces di 2017 meningkat dari 194 ribu unit CBU dan hanya 6,2 juta pieces komponen tahun 2016.

"Diharapkan kita dapat merealisasikan target produksi 1,5 juta unit pada tahun 2020," kata Airlangga di pembukaan acara, Kamis (19/4).

Saat ini, industri otomotif Indonesia telah berkembang menjadi basis produksi kendaraan jenis MPV, truck, dan pick-up untuk pasar domestic maupun Asia Tenggara.

Pengembangan ke depan diarahkan untuk meningkatkan ekspor ke pasar global dengan memasok kendaraan jenis sedan dan SUV.

Kementerian Perindustrian bersama stakeholder terkait saat ini sedang menyusun Peta Jalan pengembangan industri untuk mendorong pengembangan kendaraan rendah emisi atau Low Carbon Emission Vehicle (LCEV) yang kami mulai dari program Kendaraan Bermotor Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2) dan akan dilanjutkan dengan kendaraan berbasis energi listrik.

Sebagai bagian dari roadmap tersebut, pada tahun 2025 ditargetkan 20% dari kendaraan yang diproduksi di Indonesia adalah kendaraan ramah lingkungan (LCEV) termasuk kendaraan listrik. "Kami harap aturan-aturan seperti pajak sedan bisa segera dituntaskan," ujarnya.

Lilik Oetama, Komisaris Utama PT Dyandra Media International Tbk dan CEO Kompas Gramedia sambutannya menyatakan International Motor Show 2018 bertema Your Infinite Automotive Experience.

Adapun acara ini diikuti oleh 38 merek kendaraan dan lebih dari 350 perusahaan. "Dyandra Promosindo menargetkan 525 ribu pengunjung dengan target transaksi mencapai Rp 3,3 triliun," kata Lilik dalam sambutannya, Kamis (19/4).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×