kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.900   -39,00   -0,22%
  • IDX 6.406   61,82   0,97%
  • KOMPAS100 844   11,63   1,40%
  • LQ45 640   9,07   1,44%
  • ISSI 222   2,51   1,15%
  • IDX30 359   4,97   1,40%
  • IDXHIDIV20 438   4,44   1,03%
  • IDX80 96   1,40   1,47%
  • IDXV30 120   0,89   0,74%
  • IDXQ30 114   1,32   1,17%

Target Transaksi Indonesia Shopping Festival Rp 38 Triliun, CELIOS: Terlalu Ambisius


Jumat, 07 Agustus 2026 / 15:04 WIB
Target Transaksi Indonesia Shopping Festival Rp 38 Triliun, CELIOS: Terlalu Ambisius
ILUSTRASI. Antrean pengunjung untuk dapat diskon akhir tahun (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Prayogi Ikhrawinata | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia Shopping Festival (ISF) 2026 menargetkan nilai transaksi mencapai Rp 38 triliun, selama penyelenggaraan pada 7-23 Agustus 2026. Target tersebut ditopang oleh partisipasi ratusan pusat perbelanjaan di berbagai daerah, serta berbagai program promosi untuk mendorong konsumsi masyarakat.

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira menilai target tersebut tergolong ambisius, di tengah kondisi daya beli yang belum sepenuhnya pulih.

Meski demikian, peluang mencapainya tetap terbuka apabila penyelenggara mampu menarik kelompok masyarakat menengah atas. Yang dimana masih memiliki dana mengendap di perbankan untuk kembali berbelanja.

Baca Juga: Produsen Otomotif Menambah Pilihan Segmen SUV PHEV di Indonesia

“Target transaksi tersebut memang cukup ambisius. Namun, festival belanja bisa menjadi momentum mendorong kelompok menengah atas yang masih menyimpan dananya untuk mulai berbelanja, terutama kebutuhan sekunder maupun tersier seperti fesyen,” ujar Bhima kepada KONTAN, Jumat (7/8).

Menurut Bhima, kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi masih memiliki ruang konsumsi yang cukup besar. Melalui berbagai program promosi, dana yang selama ini tersimpan dalam bentuk tabungan maupun deposito diharapkan dapat beralih menjadi konsumsi rumah tangga sehingga memberi dorongan terhadap aktivitas ekonomi.

Ia menambahkan, penyelenggara juga perlu menghadirkan konsep acara yang lebih menarik agar tidak hanya mengandalkan program potongan harga. Misalnya melalui penyelenggaraan night sale, festival kuliner, travel fair hingga hiburan musik sehingga pengalaman berbelanja menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.

Upaya tersebut dinilai dapat memperluas daya tarik festival sekaligus meningkatkan lama kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan. Dengan begitu, peluang tercapainya target transaksi juga akan semakin besar.

Baca Juga: Samudera (SMDR) Buka Rute Pelayaran Baru Hubungkan India dan Kawasan Teluk

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×