kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.856.000   -34.000   -1,18%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Teknologi Kecerdasan Buatan Masuk Event, MC Berbasis AI Tekan Biaya Penyelenggaraan


Jumat, 06 Februari 2026 / 17:11 WIB
Teknologi Kecerdasan Buatan Masuk Event, MC Berbasis AI Tekan Biaya Penyelenggaraan
ILUSTRASI. CEO Frontier Handi Irawan D. menjelaskan pemanfaatan MC berbasis AI untuk menciptakan pengalaman baru dan efisiensi acara.


Reporter: Francisca Bertha Vistika | Editor: Francisca bertha

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemanfaatan kecerdasan buatan atau AI sebagai master of ceremony alias MC mulai membuka peluang bisnis baru di industri event.

Teknologi ini diterapkan dalam penyelenggaraan Top Brand Award 2026, yang menghadirkan Lisa, MC berbasis AI, sebagai pemandu acara.

CEO Frontier Handi Irawan D. menilai, penggunaan MC AI memiliki nilai bisnis, terutama dari sisi efisiensi dan penciptaan pengalaman baru bagi audiens.

“Efektivitas MC AI dilihat dari kemampuannya menghasilkan customer experience. Di situlah letak manfaat utamanya,” ujar Handi kepada KONTAN, Kamis (5/2). 

Dari sisi biaya, Handi menyebut MC AI relatif lebih terjangkau dibandingkan MC konvensional dengan tarif tinggi. Teknologi AI yang semakin mudah diakses turut menekan biaya implementasi.

“Kalau dibandingkan dengan MC dengan tarif mahal, sudah pasti AI lebih murah dan terjadi efisiensi,” kata Handi.

Baca Juga: Survei 2025: 72% Orang Indonesia Belum Gunakan Teknologi AI

Terkait investasi, Handi menyarankan perusahaan menggunakan skema outsourcing ketimbang membangun sistem AI sendiri.

Menurutnya, pengembangan internal membutuhkan biaya besar, mulai dari pembuatan avatar, visual, hingga tenaga ahli.

Dengan skema tersebut, biaya penggunaan MC AI untuk sebuah acara dapat berada di bawah Rp 10 juta, tergantung durasi dan konsep.

Handi menambahkan, peluang pemanfaatan MC AI terbuka bagi berbagai sektor usaha, khususnya perusahaan yang masih mengandalkan event sebagai bagian dari strategi pemasaran dan penguatan merek.

Semakin tinggi frekuensi penyelenggaraan event, semakin besar potensi adopsi teknologi ini.

Meski demikian, Handi bilang, MC AI belum sepenuhnya menggantikan peran manusia. Teknologi ini akan berjalan berdampingan dengan MC konvensional, terutama untuk acara yang membutuhkan kedekatan emosional atau figur publik.

"AI akan menggantikan sebagian pekerjaan, tetapi juga menciptakan peluang baru,” sebutnya.

Selanjutnya: Paylater Kian Diminati, Pembiayaan BNPL Capai Rp 11,94 Triliun per Desember 2025

Menarik Dibaca: 10 Minuman Sehat yang Bagus Dikonsumsi untuk Kesehatan Jantung

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×