kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Telin buka peluang akuisisi perusahaan luar negeri


Selasa, 21 November 2017 / 13:44 WIB


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kendati masih belum secara gamblang menyatakan rencana ekspansi ke depannya, namun sinyal PT Telekomunikasi Indonesia International untuk mengembangkan bisnis anorganiknya di luar negeri mulai tercium. Usai gagal mengakuisisi perusahaan di Guam, Telin melanjutkan niatnya untuk mengakuisisi perusahaan baru.

Leonardus Wahyu Wasono, Finance and Human Capital Director Telin mengatakan rencana akuisis perusahaan di Guam memang terhambat dengan regulasi di Amerika Serikat. Dirinya mengatakan perusahaan masih akan membidik rencana akuisisi anorganik di luar negeri. Tapi, secara spesifik dia belum mau membeberkan rencana tersebut.

"Sekarang ada proses beberapa, tetapi akhir tahun kami baru publish, negaranya ada deh saya tidak bisa bicara kalau belum publish. Kan Telkom perusahaan publik jadi kalau sampai keluar (rencana akuisisi) dan tidak sama treatmentnya nanti malah jadi isu," ujarnya kepada Kontan.co.id, Selasa (21/22).

Catatan KONTAN, Telin pernah berniat mengakuisisi AP Teleguam Holdings Inc. Telin bahkan sudah menyiapkan dana investasi mencapai US$ 250 juta untuk mengakuisisi seluruh saham AP Teleguam Holing melalui Telkom USA yang merupakan anak usaha Telin. Sayang perusahaan gagal mengakuisisi perusahaan Guam yang menyediakan layanan wireless, broadband, pay TV dan fixed line tersebut.

Terkait dengan akuisisi perusahaan lainnya, pria yang akrab disapa Sony tersebut belum mau memberikan informasi apa-apa. Yang jelas, saat ini rencana tersebut sudah didukung dengan rencana investasi yang bakal digelontorkan. "Investasinya sebenarnya dinamis, kami ada target dan itu signifikan hanya memang dinamis tergantung bagaimana eksekusi itu yang menjadi isu kami," lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×