Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) maneken kerja sama strategis dengan China Telecom Corporation Limited Satellite Communications Branch (CTSC) untuk memperkuat ekosistem layanan komunikasi satelit nasional.
Kerja sama ini juga melibatkan PT China Telecom Indonesia (CTID) dan PT Skyconn Satelit Indonesia (Skyconn). Kesepakatan tersebut ditandatangani di Kantor Pusat Transmisi Satelit Telkomsat, Bogor, Kamis (16/1).
Melalui kolaborasi empat pihak ini, Telkomsat dan mitra berkomitmen mempercepat kesiapan teknis dan operasional layanan komunikasi satelit di Indonesia. Fokus utama kerja sama mencakup penyediaan layanan komunikasi darurat serta perluasan akses konektivitas di wilayah underserved dan unserved, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Baca Juga: Telkomsat Perkuat Konektivitas Digital Nasional Lewat Satelit
Dalam kerangka kerja sama tersebut, para pihak sepakat mendorong pengembangan sistem komunikasi satelit yang berkelanjutan, sekaligus melakukan koordinasi intensif dengan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi, perizinan, dan kesiapan operasional di Indonesia.
Direktur Utama Telkomsat Lukman Hakim Abd Rauf mengatakan, kerja sama ini mencerminkan keselarasan strategis lintas negara dalam menjawab tantangan konektivitas di negara kepulauan.
“Sebagai operator satelit di negara dengan tantangan geografis yang unik, kami sangat selaras dengan misi China Telecom Satellite untuk menghadirkan konektivitas yang inklusif dan andal,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (18/1/2026).
Saat ini, Telkomsat mengoperasikan lima satelit aktif dengan total kapasitas lebih dari 70 Gbps. Perusahaan juga mengelola lebih dari 30.000 node aktif yang menghubungkan lebih dari 3,5 juta pengguna, termasuk sekitar 10.000 pengguna di luar negeri. Kapabilitas ini memperkuat peran Telkomsat dalam mendukung pemerataan konektivitas nasional, terutama di wilayah yang minim infrastruktur terestrial.
Lukman menegaskan, pengembangan layanan komunikasi satelit tidak semata berorientasi pada kemajuan teknologi, tetapi juga dampak sosial bagi masyarakat. “Menjembatani kesenjangan digital bukan hanya tantangan teknologi, melainkan tanggung jawab bersama kepada rakyat dan negara,” katanya.
Baca Juga: Telkomsat Resmikan Community Gateway Pertama di Merauke
Dalam kerja sama ini, Telkomsat berperan aktif dalam penyusunan strategi bisnis dan kerangka operasional layanan komunikasi satelit. Telkomsat juga akan memimpin pengembangan pasar dan distribusi layanan di Indonesia, termasuk mendorong proses komersialisasi layanan komunikasi berbasis satelit.
Kesepakatan strategis ini menjadi langkah awal menuju kerja sama lanjutan yang lebih komprehensif. Telkomsat optimistis kolaborasi tersebut dapat menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan sekaligus mendukung transformasi digital dan pemerataan konektivitas nasional.
Selanjutnya: KNKT: ELT Pesawat ATR yang Hilang Kontak Rusak Akibat Menabrak Lereng Gunung
Menarik Dibaca: Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Minggu (18/1/2026) Kompak Turun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












![[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_17122515210200.jpg)
