kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Telkomsat Gandeng China Telecom Perkuat Layanan Satelit


Minggu, 18 Januari 2026 / 10:13 WIB
Telkomsat Gandeng China Telecom Perkuat Layanan Satelit
ILUSTRASI. Telkomsat (Dok/Telkomsat)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) maneken kerja sama strategis dengan  China Telecom Corporation Limited Satellite Communications Branch (CTSC) untuk  memperkuat ekosistem layanan komunikasi satelit nasional.

Kerja sama ini juga melibatkan PT China Telecom Indonesia (CTID) dan PT Skyconn Satelit Indonesia (Skyconn). Kesepakatan tersebut ditandatangani di Kantor Pusat Transmisi Satelit Telkomsat, Bogor, Kamis (16/1). 

Melalui kolaborasi empat pihak ini, Telkomsat dan mitra berkomitmen mempercepat kesiapan teknis dan operasional layanan komunikasi satelit di Indonesia. Fokus utama kerja sama mencakup penyediaan layanan komunikasi darurat serta perluasan akses konektivitas di wilayah underserved dan unserved, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Baca Juga: Telkomsat Perkuat Konektivitas Digital Nasional Lewat Satelit

Dalam kerangka kerja sama tersebut, para pihak sepakat mendorong pengembangan sistem komunikasi satelit yang berkelanjutan, sekaligus melakukan koordinasi intensif dengan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi, perizinan, dan kesiapan operasional di Indonesia.

Direktur Utama Telkomsat Lukman Hakim Abd Rauf mengatakan, kerja sama ini mencerminkan keselarasan strategis lintas negara dalam menjawab tantangan konektivitas di negara kepulauan.

“Sebagai operator satelit di negara dengan tantangan geografis yang unik, kami sangat selaras dengan misi China Telecom Satellite untuk menghadirkan konektivitas yang inklusif dan andal,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (18/1/2026).

Saat ini, Telkomsat mengoperasikan lima satelit aktif dengan total kapasitas lebih dari 70 Gbps. Perusahaan juga mengelola lebih dari 30.000 node aktif yang menghubungkan lebih dari 3,5 juta pengguna, termasuk sekitar 10.000 pengguna di luar negeri. Kapabilitas ini memperkuat peran Telkomsat dalam mendukung pemerataan konektivitas nasional, terutama di wilayah yang minim infrastruktur terestrial.

Lukman menegaskan, pengembangan layanan komunikasi satelit tidak semata berorientasi pada kemajuan teknologi, tetapi juga dampak sosial bagi masyarakat. “Menjembatani kesenjangan digital bukan hanya tantangan teknologi, melainkan tanggung jawab bersama kepada rakyat dan negara,” katanya.

Baca Juga: Telkomsat Resmikan Community Gateway Pertama di Merauke

Dalam kerja sama ini, Telkomsat berperan aktif dalam penyusunan strategi bisnis dan kerangka operasional layanan komunikasi satelit. Telkomsat juga akan memimpin pengembangan pasar dan distribusi layanan di Indonesia, termasuk mendorong proses komersialisasi layanan komunikasi berbasis satelit.

Kesepakatan strategis ini menjadi langkah awal menuju kerja sama lanjutan yang lebih komprehensif. Telkomsat optimistis kolaborasi tersebut dapat menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan sekaligus mendukung transformasi digital dan pemerataan konektivitas nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×