kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   0,00   0,00%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Terkait tarif PPnBM mobil listrik 0%, ini kata pengamat


Kamis, 08 Juli 2021 / 20:29 WIB
ILUSTRASI. Penjualan mobil baru di salah satu mal di Tangerang Selatan, Minggu (13/6). Terkait tarif PPnBM mobil listrik 0%, ini kata pengamat


Reporter: Vina Elvira | Editor: Noverius Laoli

"Mereka kan melihat peluangnya begini, pemerintah dari negara masing-masing itu serius ngak sih dalam memberikan ruang untuk produksi mobil listrik. Jadi bukan basa basi saja, tetapi serius," tambahnya. 

Terlebih, terang dia, pemerintah sendiri memiliki wacana untuk membangun ekosistem kendaraan listrik, baterai, produksi, dan komponen penunjang lainnya. Hal ini diklaim dapat semakin membuka lebar jalan bagi para investor untuk menggelontorkan dananya di Indonesia. 

"Satu part yang paling penting di mobil listrik adalah baterai. Kalau baterainya diproduksi di Indonesia maka bisa dibayangkan bahwa komponen termahal dari mobil listrik itu ada di negara kita," pungkas Bebin. 

Selanjutnya: Serapan anggaran program PEN capai Rp 252,3 triliun pada semester I 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×