kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.923   11,00   0,06%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Tiga investor peternakan sapi minati kawasan NTT


Jumat, 06 Juli 2012 / 19:44 WIB
ILUSTRASI. Peserta seleksi kompetisi bidang (SKB) bagi CPNS Pemkot Surabaya. Surya/Ahmad Zaimul Haq


Reporter: Handoyo | Editor: Edy Can


JAKARTA. Kementerian Pertanian mengungkapkan ada tiga investor yang berminat mengembangkan peternakan sapi di kawasan Indonesia Timur. Ketiga investor ini berasal dari dua perusahaan lokal dan satu perusahaan asing hasil kerjasama Taiwan dan Brasil.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Syukur Iwantoro mengatakan, investor tersebut meminati daerah Sumba Tengah dan Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Selain itu, calon investor itu juga berniat mengembangkan peternakan sapi di Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

Syukur menjelaskan, potensi kawasan Nusa Tenggara Timur masih cukup besar. Dia bilang pemanfaatan lahan kering di daerah tersebut baru sebesar 54,62% dari lahan seluas 1.528.308 hektare. "Lahan penggembalaan yang statusnya hutan lindung juga sangat luas tersebar di Provinsi NTT," ujasr Syukur, Jumat (6/7).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×