kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

TIKI belum naikan tarif pengiriman meski tarif kargo naik tinggi


Selasa, 05 Februari 2019 / 19:37 WIB

TIKI belum naikan tarif pengiriman meski tarif kargo naik tinggi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Naiknya tarif Surat Muatan Udara (SMU) yang ditetapkan maskapai membuat beberapa pelaku industri jasa pengiriman mengambil sikap. Salah satunya perusahaan jasa pengiriman TIKI.

Meski menyayangkan kenaikan, namun TIKI tak menampik kenaikan tarif merupakah hal yang tidak dapat dihindari. Meski demikian, TIKI belumlah melakukan kenaikan tarif secara nasional.


Sales & Marketing Director TIKI Rocky Nagoya menuturkan bahwa hanya tarif kiriman di kota-kota tertentu saja yang mengalami kenaikan. "Besaran kenaikannya sekitar 5%-10% dan berlaku mulai tanggal 1 Januari 2019," jelas Rocky saat dihubungi Kontan.co.id pada Selasa (5/2).

Berbagai upaya dilakukan TIKI untuk semaksimal mungkin menekan besaran kenailan tarif kiriman yang dibebankan kepada pelanggan akibat kenaikan tarif kargo udara.

Upaya tersebut diantaranya, pertama melakukan langkah efisiensi internal. Hal ini dimungkinkan karena TIKI telah melakukan investasi yang cukup besar dalam pemanfaatan teknologi untuk mengintegrasikan seluruh aspek operasional TIKI.

"Sehingga kami dapat memonitor dan melakukan analisa yang lebih komprehensif untuk meningkatkan performa operasional dan efektivitas kurir dalam melakukan pengiriman," jelas Rocky.

Upaya kedua adalah mencari opsi moda transportasi selain udara namun tanpa mengurangi komitmen TIKI untuk menyampaikan pengiriman pelanggan dengan tepat waktu. Jika hasil evaluasi dua upaya yang dilakukan oleh TIKI masih ditemukan tujuan pengiriman yang tergantung dengan jalur udara, maka TIKI baru akan memberlakukan kenaikan harga untuk tujuan tersebut.

"Bilamana setelah menerapkan langkah langkah di atas dan melakukan evaluasi menyeluruh, masih diketemukan tujuan pengiriman yang tergantung dengan pengiriman via udara, maka akan diberlakukan kenaikan harga untuk tujuan tersebut," sambung Rocky.

Sementara itu J&T Express melalui Public Relationnya Elena menuturkan bahwa pihaknya tidak menyediakan kompensasi lantaran penyesuaian harga sudah dilakukan dengan berbagai pertimbangan penyesuaian.

Namun meski demikian dijelaskan J&T tetap memberikan pelayanan yang prima kepada pelanggan. "Terkait hal ini tidak ada kompensasi apapun karena penyesuaian harga tsb dilakukan dg berbagai pertimbangan penyesuaian dan tentunya kami tetap akan memberikan pelayanan prima kepada para pelanggan," terang Elena dihubungi diwaktu yang sama.


Reporter: Lita Febriani
Editor: Azis Husaini
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 2.5982 || diagnostic_api_kanan = 0.0005 || diagnostic_web = 2.7511

Close [X]
×