kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.803.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.757   18,00   0,10%
  • IDX 6.206   44,30   0,72%
  • KOMPAS100 820   7,74   0,95%
  • LQ45 631   10,77   1,74%
  • ISSI 218   -0,22   -0,10%
  • IDX30 360   5,73   1,62%
  • IDXHIDIV20 447   9,71   2,22%
  • IDX80 95   0,97   1,04%
  • IDXV30 123   1,72   1,42%
  • IDXQ30 117   2,17   1,90%

Tingkatkan Produksi, Indopoly Swakarsa (IPOL) Lakukan Komisioning Mesin BOPP/BOPE


Rabu, 21 Mei 2025 / 15:16 WIB
Diperbarui Rabu, 21 Mei 2025 / 17:12 WIB
Tingkatkan Produksi, Indopoly Swakarsa (IPOL) Lakukan Komisioning Mesin BOPP/BOPE
PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk (IPOL) meresmikan lini produksi hybrid BOPP atau BOPE terbarunya di pabrik Indonesia.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten produsen kemasan, PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk (IPOL) melakukan komisioning lini produksi hybrid Biaxially-Oriented Polypropylene (BOPO) dan Biaxially-Oriented Polyethylene (BOPE) di pabrik Purwakarta pada Rabu (21/5).

Presiden Direktur Indopoly Swakarsa Industry Henry Halim menjelaskan investasi strategis pada lini produksi hybrid ini memungkinkan IPOL memproduksi film BOPP dan BOPE secara bergantian. 

Dengan teknologi ini, IPOL juga dapat memproduksi alox film, di mana lapisan aluminium tipis transparan yang ramah lingkungan pada film sehingga menjadi film yang fleksibel dengan high barrier

“Ini memberikan kami peluang untuk melayani segmen pasar high-end yang membutuhkan produk film berkualitas tinggi dengan barrier yang kuat serta ramah lingkungan,” jelasnya dalam keterangan resmi, Rabu (21/5). 

Baca Juga: Indopoly Tingkatkan Kapasitas Produksi dan Perkenalkan Produk Ramah Lingkungan

Saat ini, IPOL memiliki kapasitas sebesar  140.000 ton film fleksibel per tahun. Ini terdiri dari terdiri dari Biaxially Oriented Polypropylene (BOPP), Biaxially Oriented Polyester (BOPET), dan Biaxially Oriented Polyethylene (BOPE).

Henry mengatakan lini BOPP dan BOPE akan meningkatkan kapasitas produksi sebesar 25.000 ton per tahun sehingga kapasitas konsolidasi produksi menjadi 65.000 ton per tahun. 

“Indopoly terus mendorong meningkatkan penjualan ekspor dan domestik sekaligus mengakselerasi penerapan inisiatif Industri 4.0 untuk mengoptimalkan efisiensi di seluruh lini produksi,” tutupnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×