kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.030   -19,00   -0,11%
  • IDX 7.165   116,72   1,66%
  • KOMPAS100 990   18,37   1,89%
  • LQ45 728   11,95   1,67%
  • ISSI 255   3,90   1,55%
  • IDX30 394   5,94   1,53%
  • IDXHIDIV20 492   4,04   0,83%
  • IDX80 112   1,91   1,74%
  • IDXV30 136   0,32   0,24%
  • IDXQ30 128   1,71   1,35%

Tokopedia dan Gojek merger, pengamat: Ini akan menjadi potensi bisnis yang besar


Rabu, 10 Maret 2021 / 07:10 WIB


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dua startup unicorn asal Indonesia yakni Tokopedia dan Gojek telah menandatangi kesepakatan untuk bergabung atau merger. Hal itu terungkap setelah adanya laporan yang menyebut bahwa keduanya telah menandatangani perjanjian untuk merger.

Berdasarkan laporan dari Dealstreetasia menyebutkan bahwa gabungan antara Tokopedia dan Gojek tersebut akan memiliki valuasi antara US$ 35 miliar hingga US$ 40 miliar atau setara dengan Rp575,9 triliun.

Pengamat Start Up Heru Sutadi mengatakan memang di masa pandemi Covid-19 saat ini memungkinkan mengubah banyak hal. Termasuk memanfaatkan peluang untuk bisa bertahan.

Baca Juga: Tokopedia dan Gojek sepakat untuk merger

“Salah satunya dengan cara konsolidasi termasuk penggabungan, akuisisi dan lainnya baik di bidang bisnis yang sama maupun bidang lainnya,” kata Heru kepada Kontan.co.id, Selasa (9/3).

Menurutnya, rencana merger antara Gojek dan Tokopedia akan menjadi satu kekuatan terutama dalam bisnis transportasi online dan penyedia layanan pesan antar makanan dengan layanan E-commerce.

Heru bilang, dua bidang bisnis tersebut bila digabungkan akan menjadi peluang bisnis dan potensi bisnis yang besar.

“Sementara terkait ke depan bisnis ini akan seperti Apa kita belum tahu, tapi kalau layanan seperti Gojek ini mau masuk ke segmen e-commerce tentunya butuh banyak waktu, nah dengan penggabungan ini tentu akan mempermudah dan saling bersinergi dengan Tokopedia,” tambahnya.




TERBARU

[X]
×