kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.120.000   -48.000   -1,52%
  • USD/IDR 16.814   38,00   0,23%
  • IDX 8.330   97,56   1,19%
  • KOMPAS100 1.163   23,16   2,03%
  • LQ45 833   19,59   2,41%
  • ISSI 298   1,97   0,67%
  • IDX30 433   11,58   2,75%
  • IDXHIDIV20 515   14,54   2,91%
  • IDX80 129   2,71   2,15%
  • IDXV30 139   2,71   1,99%
  • IDXQ30 140   4,50   3,32%

Tokopedia–TikTok Shop Perkuat Ekosistem Penjual dan Affiliate Creator


Jumat, 30 Januari 2026 / 13:08 WIB
 Tokopedia–TikTok Shop Perkuat Ekosistem Penjual dan Affiliate Creator
ILUSTRASI. TikTok Shop by Tokopedia (Dok/TikTok Shop)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tokopedia dan TikTok Shop kembali menegaskan komitmennya memperkuat ekosistem penjual dan affiliate content creator di era discovery e-commerce dengan menggelar Indonesia Summit 2026 pada 27–29 Januari 2026.

Ajang ini menjadi bentuk apresiasi bagi penjual, kreator afiliasi, dan mitra yang mencatatkan pertumbuhan signifikan di Tokopedia dan TikTok Shop sepanjang 2025, sekaligus mendorong pelaku usaha lokal untuk tumbuh berkelanjutan dan menjangkau pasar global secara lebih terarah dan aman.

Seiring perubahan perilaku belanja berbasis konten dan komunitas, Tokopedia dan TikTok Shop memperkuat perannya sebagai penghubung antara konsumen, penjual, dan kreator.  Peran ini kian strategis di tengah proyeksi Indonesia sebagai pasar ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara dengan potensi mencapai USD 600 miliar pada 2030, serta kontribusi ekonomi digital sekitar 8% terhadap PDB nasional.

Executive Director of Tokopedia and TikTok E-commerce Indonesia, Stephanie Susilo, mengatakan 2025 menjadi momentum penguatan konektivitas ekosistem. “Tokopedia dan TikTok Shop terus mendukung pelaku usaha lokal agar berkembang secara berkelanjutan dan menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (30/1/2026).

Baca Juga: J&T Bidik Pertumbuhan Bisnis pada 2026, Perkuat E-Commerce dan Garap Segmen B2B

Indonesia Summit 2026 dihadiri ribuan penjual, termasuk UMKM dari berbagai daerah, affiliate content creator, serta mitra strategis. Acara ini berfokus pada peningkatan kesiapan penjual, strategi konten, serta solusi periklanan dan afiliasi guna mengoptimalkan momentum lonjakan penjualan, khususnya menjelang Ramadan.

Tokopedia dan TikTok Shop juga menegaskan peran puluhan juta affiliate content creator yang membantu memperluas jangkauan penjual sekaligus membangun kepercayaan konsumen melalui konten kreatif dan relevan. Di ajang ini, perusahaan memberikan 18 kategori penghargaan kepada mitra berprestasi, antara lain Seller of the Year, Jawara UMKM Lokal, Creator of the Year, Affiliate Partner of the Year, hingga Jurnalis Terbaik Beli Lokal.

Di ajang tersebut, Tokopedia dan TikTok Shop  juga meluncurkan Ramadan Growth Playbook sebagai panduan strategis bagi penjual, affiliate content creator, dan mitra untuk mengoptimalkan penjualan menjelang Ramadan. Keduanya juga menghadirkan program matchmaking yang mempertemukan penjual dan affiliate guna memperkuat strategi pemasaran serta kolaborasi selama periode puncak tersebut.

Baca Juga: TikTok Shop Perkuat Ekosistem Fesyen Lokal Jelang Ramadan

Pertumbuhan berkelanjutan Tokopedia dan TikTok Shop ditopang oleh komitmen menjaga rasa aman dan kepercayaan pengguna. Kedua platform secara konsisten menghadirkan pengalaman aman bagi konsumen dan bagi penjual melalui penguatan tata kelola dan kepatuhan.

Stephanie mengungkapkan, sepanjang Januari–Juni 2025 Tokopedia dan TikTok Shop telah menyaring lebih dari 250.000 pengajuan akun penjual yang tidak memenuhi standar kepatuhan, serta meninjau puluhan juta produk sebelum ditayangkan, naik rata-rata 506,8% dibandingkan enam bulan sebelumnya. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas layanan, melindungi konsumen, dan memastikan praktik perdagangan yang adil.

Selain penegakan kebijakan, Tokopedia dan TikTok Shop juga meningkatkan literasi hak kekayaan intelektual (KI) melalui edukasi dan kolaborasi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) sejak 2025. Penjual yang memiliki KI dapat bergabung dalam ekosistem ‘Mall’ yang menjamin produk 100% asli, gratis ongkir, dan retur 15 hari. 

Sejak tahun lalu, TikTok Shop by Tokopedia juga menghadirkan inisiatif #LokalMendunia untuk membantu brand lokal berekspansi ke pasar Asia Tenggara, termasuk Malaysia, Thailand, Vietnam, Singapura, dan Filipina.

Baca Juga: Sah! Hans Patuwo Resmi Nahkodai GOTO, Gantikan Patrick Walujo

Program ini membekali brand dengan pembelajaran terstruktur, pendampingan, serta akses ke ekosistem regional TikTok Shop—mulai dari pengelolaan toko, produksi konten, live streaming, hingga pemenuhan pesanan.

Stephanie menambahkan, sejak diluncurkan pada Desember 2025, enam dari delapan brand lokal yang berekspansi ke Malaysia mencatat peningkatan transaksi harian selama periode kampanye. Sejumlah brand bahkan membukukan pertumbuhan dua hingga tiga digit, sementara brand tahap awal mampu tumbuh hingga 50 kali lipat dari penjualan berbasis LIVE.

Selanjutnya: Bukan Kekurangan Dana, Akses Menjadi Tantangan Pembiayaan ke Sektor UMKM

Menarik Dibaca: Dirut BEI Mudur Terimbas Sentimen MSCI dan Net Sell Asing

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×