Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi
Meskipun mencatat berbagai capaian positif, menurut Djohermansyah, ada sejumlah area yang masih perlu menjadi perhatian bersama untuk mendorong BUMD yang lebih profesional dan berdaya saing.
Pertama, peningkatan kualitas tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Djohermansyah menekankan pentingnya penguatan kompetensi Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas sebagai pilar utama dalam sistem pengawasan BUMD.
“Kualitas tata kelola sangat ditentukan oleh kapasitas dan integritas pengawas. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda,” tegasnya.
Kedua, transformasi digital yang lebih terarah dan terintegrasi. Meskipun banyak BUMD telah memulai digitalisasi, namun masih diperlukan roadmap yang jelas, pengelolaan data yang baik, serta penguatan aspek keamanan siber.
Selain itu, adopsi teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) juga dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan di masa depan.
Ketiga, penguatan peran pemerintah daerah dalam pembinaan dan fasilitasi BUMD secara strategis dan berkelanjutan. Pemerintah daerah diharapkan tidak hanya berperan sebagai pemilik, tetapi juga sebagai enabler yang mampu menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan BUMD.
Sementara itu, Ketua Penyelenggara Top BUMD Awards 2026, M. Lutfi Handayani menyampaikan pihaknya meyakini bahwa BUMD yang hebat tidak lahir dari kompetisi semata, tetapi dari kemauan untuk terus belajar, berbenah, dan bertransformasi. Karena itu, Top BUMD Awards hadir sebagai platform pembelajaran bersama”.
Lebih lanjut, Lutfi menegaskan bahwa BUMD harus menjadi kebanggaan daerah dan bangsa, serta mampu menjadi pemain utama dalam perekonomian daerah.
Ajang penghargaan bergengsi Top BUMD Awards 2026 digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja BUMD dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) terbaik di Indonesia. Tahun ini, sebanyak hampir 250 BUMD dan BLUD terbaik dari seluruh Indonesia mengikuti proses penilaian yang ketat dan komprehensif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













