kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45889,38   -11,44   -1.27%
  • EMAS1.338.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Trisula Textile (BELL) memilih fokus jualan seragam di 2019


Jumat, 02 Agustus 2019 / 21:59 WIB
Trisula Textile (BELL) memilih fokus jualan seragam di 2019


Reporter: Eldo Christoffel Rafael | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten tekstil dan garmen, PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) berencana meningkatkan kinerja lewat produk seragam. Selain itu, perusahaan juga akan berinvestasi dengan meningkatkan instalasi mesin IPAL untuk mengelola limbah.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2019 (unaudited), BELL mencetak peningkatan laba bersih sebesar 69,47%, dari Rp 8,11 miliar pada semester I-2018 menjadi Rp13,74 miliar pada semester I-2019.

Saat ini perusahaan berkode saham BELL ini memproduksi kain atau fabric yang terbuat dari 100% polyester serta kombinasinya dengan rayon dan katun.

Baca Juga: Trisula Textile (BELL) alokasikan capex Rp 12 miliar

Dikenal di dalam dan luar negeri dengan merek Bellini dan Caterina. Sedangkan untuk poduk jadi berupa kain dan seragam yang didistribusikan melalui jaringan distribusi anak usaha.

Direktur Utama BELL, Karsongno Wongso Djaja menjelaskan semester I-2019 kinerja baik karena banyak mendapatkan banyak permintaan pembuatan seragam. Keperluan seragam tersebut untuk kebutuhan perusahaan perbankan, otomotif, maupun pemerintah.

"Kami optimistis penjualan tahun ini double digit dan laba bersih bisa meningkat di atas rata-rata industri," kata Karsongno kepada Kontan.co.id, Jumat (2/8). Dari data Kemenperin, pertumbuhan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional pada tahun 2018 tercatat di angka 8,73%.

Baca Juga: Trisula Textile (BELL) bagi dividen Rp 5,07 miliar

Menurutnya fokus perusahaan di seragam untuk bisa berkompetisi dengan produk kain impor yang banyak masuk di Indonesia.

Dengan adanya produk seragam, membuat adanya nilai tambah dari bahan kain saja. "Kami lihat peluang besar sekali di seragam. Pasarnya niche tapi kebutuhannya besar," katanya.

Untuk rencana ekspansi kapasitas masih dalam road map lima tahun ke depan. Menurutnya lahan pabrik di Cimahi, Jawa Barat masih ada ruang untuk ditingkatkan. Sebab luas lahan pabrik masih luas yakni 13,5 hektare. "Tapi untuk tahun ini belum kita ekspansi karena utilisasi produksi masih 70%," katanya.

Baca Juga: Trisula Textile (BELL) mencetak pertumbuhan laba hingga 62%




TERBARU

[X]
×