kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Tuntutan Apindo soal nasib kontrak blok migas


Sabtu, 31 Desember 2016 / 15:37 WIB
Tuntutan Apindo soal nasib kontrak blok migas


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pengusaha meminta kepada pemerintah untuk segera mengambil putusan soal kontrak migas dan mineral yang akan berakhir pada tahun 2017 nanti. Kontrak tersebut antara lain; pengelolaan blok atau wilayah kerja Chevron Indonesia Attaka yang akan berakhir 31 Maret 2017 dan Exxonmobil Oil B Blok yang berakhir 1 Agustus 2017.

Selain itu ada juga kontrak Petrochina Kepala Burung yang akan berakhir Oktober 2017 dan Total E&P Mahakam yang akan berakhir Maret 2017 nanti. Sammy Hamzah, Ketua Apindo bidang Energi dan Sumber Daya Mineral mengatakan, permintaan tersebut disampaikan karena investor butuh kepastian.

Selain itu, permintaan disampaikan karena pengelolaan lapangan migas tidak mudah. Pengelolaan tersebut, memerlukan manajemen reservoir yang baik.

Sekali rusak, lapangan tersebut tidak bisa berproduksi lagi. "Segera putuskan, perpanjangan atau tidak, atau diberikan ke Pertamina atau ke perusahaan lain, supaya transisinya berjalan baik," katanya di Jakarta pekan lalu.

Agung Pambudi, Direktur Eksekutif Apindo mengatakan, sebenarnya Apindo sudah meminta pemerintah untuk memberikan kepastian sejak dua tahun lalu. Tapi, sampai saat ini, kepastian tersebut belum juga diberikan. "Sudah ada upaya dan pembicaraan, tapi belum ada final say," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×