Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT United Family Food (Unifam) mengusung sejumlah strategi untuk mengoptimalkan penjualan pada periode Ramadan - Idulfitri.
Apalagi, awal bulan Ramadan tahun ini berimpitan dengan perayaan Tahun Baru Imlek yang mengangkat permintaan produk makanan dan minuman, termasuk kategori makanan manis (confectionery) dan camilan ringan.
Executive Director United Family Food, Ongkie Tedjasurja mengungkapkan momentum Ramadan - Idulfitri umumnya diikuti peningkatan aktivitas produksi dibandingkan periode reguler. Catatan Ongkie, tingkat pertumbuhan setiap tahun akan bervariasi, tergantung kondisi daya beli masyarakat dan dinamika pasar.
Pada tahun ini, Unifam berhati-hati dalam memasang proyeksi pertumbuhan produksi dan penjualan. Fokus Unifam adalah menggelar strategi untuk menyesuaikan perencanaan produksi, penguatan distribusi, serta aktivasi promosi yang relevan dengan momentum Ramadan - Idulfitri.
Baca Juga: Unifam Susun Strategi Bisnis 2026, Perkuat Merek Hingga Pengembangan Lini Horeca
"Kami tetap berhati-hati dalam memproyeksikan angka pertumbuhan, namun optimistis periode ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap kinerja perusahaan," kata Ongkie kepada Kontan.co.id pada akhir pekan lalu.
Unifam merupakan produsen makanan dan minuman dengan beragam jenama permen, camilan, produk olahan susu, dan makanan instan. Unifam menaungi sejumlah merek seperti Milkita, Jagoan Neon, Super Zuper, Split, Cola Candy, Kiko, Pino, serta Kata Oma.
Sepanjang tahun lalu, Unifam telah menjalankan sejumlah strategi pengembangan usaha, termasuk peluncuran produk dan kategori baru seperti Milkita Milky Bar dan Milkita Milky Pudding. Unifam juga melakukan ekspansi kanal distribusi ke segmen pasar hotel, restoran, dan kafe (Horeca) serta institusi.
Selain di pasar dalam negeri, Unifam berupaya memperluas ekspor melalui partisipasi di pameran skala internasional seperti Trade Expo Indonesia dan ISM Middle East.
"Tahun 2025 menjadi fondasi penting bagi Unifam melalui ekspansi produk, kanal distribusi, serta penguatan kapabilitas dan layanan pelanggan," ujar Ongkie dalam rilis yang disiarkan pada pekan lalu.
Baca Juga: Menilik Strategi Unifam pada 2025: Gali Perluasan Pasar & Perkuat Inovasi Produk
Memasuki tahun 2026, Unifam telah menyusun strategi bisnis melalui rangkaian kegiatan Connecting Day. Agenda ini melibatkan karyawan, manajemen, tim penjualan, dan mitra distributor.
Ongkie menjelaskan, pada tahun ini United Family Food mengusung The Power of One Unifam sebagai kerangka strategis untuk menyatukan empat pilar utama perusahaan.
Empat pilar tersebut mencakup brand development, distribution & supply chain, product & innovation, serta people. Pendekatan strategic business unit turut menjadi bagian dari langkah Unifam meningkatkan fokus dan akselerasi di setiap lini bisnis, termasuk penguatan merek konsumen dan pengembangan lini Horeca.
Selanjutnya: Linktown Raih Prestasi Setelah Tancap Gas di Era Brokerage Digital,
Menarik Dibaca: Cara Berbagi dan Mengatur Keuangan di Tahun Kuda Api ala Blu
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)