kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.524   24,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Usia pohon sawit uzur, produksi CPO Cargill turun


Selasa, 06 Mei 2014 / 15:51 WIB
Dewa Gde Satrya Dosen Hotel & Tourism Business, Fakultas Pariwisata Universitas Ciputra Surabaya.foto dok.pribadi


Reporter: Mona Tobing | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Produksi crude palm oil (CPO) PT Cargill Tropical Palm (Cargill) kuartal 1 turun hingga 10%. Kondisi ini membuat perusahaan pesimistis menatap produksi CPO sampai akhir tahun ini.

Anthony Yeow, President Director Cargill bilang, cuaca dan usia pohon kelapa sawit yang mencapai 25 tahun membuat produktivitas CPO perusahaan tak maksimal.

Ia menyebutkan, pada kuartal 1 tahun 2014, produksi CPO Cargill hanya mencapai 70.000 ton, atau turun 10% jika dibandingkan kuartal 1 2013.

"Penurunan produksi tidak bisa dihindari karena pengaruh cuaca. Selain itu. Kami juga sudah tak punya tanaman baru lagi," kata Anthony pada Selasa (6/4).

Kondisi itulah yang membuat target produksi CPO Cargill akan mengalami penurunan tahun ini. Tanpa menyebut pencapaian produksi tahun 2013, Anthony memprediksi, penurunan produksi CPO bisa mencapai 6% tahun ini.

Mengenai harga CPO, Anthony memproyeksi harga CPO bakal naik tahun ini. "Atau minimal stabil dengan harga jual US$ 850 per ton. Karena sejak awal tahun harga jual kami stabil," imbuh Anthony.

Demi mendorong produktivitas CPO, Cargill berencana melakukan replanting atau melakukan penanaman kembali lahan petani seluas 20.000 ha secara bertahap, yang akan dimulai tahun 2016 mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×