kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Volume Angkutan Barang KAI 69,79 Juta Ton pada 2025, Batubara Berkontribusi 82,4%


Senin, 12 Januari 2026 / 19:25 WIB
Volume Angkutan Barang KAI 69,79 Juta Ton pada 2025, Batubara Berkontribusi 82,4%
ILUSTRASI. Batubara PT Bukit Asam Tbk (PTBA) (KONTAN/Yuliana Hema)


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia atau KAI mencatat kinerja volume angkutan barang sepanjang tahun 2025 mencapai 69.791.691 ton, meningkat 0,85% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 69.201.670 ton. 

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba memaparkan, peningkatan volume tersebut didorong oleh layanan angkutan berbagai komoditas yang meliputi ritel, peti kemas, batu bara, semen klinker, bahan bakar minyak (BBM), pupuk, hasil perkebunan, serta komoditas lainnya.

Dari keseluruhan volume angkutan barang tahun 2025, batubara menjadi komoditas terbesar dengan total angkutan mencapai 57.522.994 ton atau sekitar 82,4% dari total angkutan barang KAI.

Baca Juga: RDMP Balikpapan Diresmikan, Impor Solar Industri Belum Sepenuhnya Dihentikan

“Kontribusi tersebut berperan penting dalam menjaga pasokan energi bagi pembangkit listrik serta mendukung keandalan sistem kelistrikan di berbagai wilayah,” ujar Anne dalam keterangan tertulis, Senin (12/1/2026).

Menurutnya, peningkatan angkutan barang menunjukkan kepercayaan pengguna jasa terhadap transportasi berbasis rel yang andal dan terjadwal. Layanan ini juga dinilai mampu menjawab kebutuhan pengiriman komoditas dalam volume besar.

Lebih lanjut, Anne melihat, kelancaran distribusi angkutan barang melalui kereta api memberikan dampak luas bagi perekonomian. 

“Pergerakan logistik yang stabil mendukung aktivitas industri, menjaga ketersediaan energi dan bahan baku, serta membantu efisiensi biaya distribusi dengan mengurangi beban lalu lintas jalan raya,” tambahnya.

KAI, kata Anne, akan terus memperkuat layanan angkutan barang melalui optimalisasi sarana, prasarana, serta pengelolaan operasional yang terintegrasi. 

“Langkah ini diarahkan untuk memastikan angkutan barang kereta api tetap menjadi tulang punggung logistik nasional dan mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan,” tutup dia.

Baca Juga: Indonesia Akhirnya Revitalisasi Kilang Setelah 32 Tahun

Selanjutnya: Petrosea (PTRO) Digadang Masuk MSCI, Analis Pasang Target Harga Segini

Menarik Dibaca: 5 Ciri-Ciri Akun Instagram Diblokir Seseorang, Ini Cara Mudah Mengetahuinya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×